Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sedikit awan, 20.1 ° C

Warga Bandung Bersiap Ikuti  Subuh Akbar

Satira Yudatama
ILUSTRASI.*/ ANTARA
ILUSTRASI.*/ ANTARA

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Kota Bandung bersiap mengadakan salat subuh berjamaah di Masjid Raya Bandung, Jalan Dalemkaum, Minggu 22 September 2019. Diperkirakan sekitar 20.000 warga Muslim Bandung bakal mengikuti kegiatan bernama Subuh Akbar yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi ke-209 Kota Bandung.

Hal itu dikemukakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Bambang Sukardi di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa 17 September 2019.

Bambang memerinci, jumlah target mengikuti salat berjamaah terdiri atas 5 ribu jajaran Kantor Kemenag Kota Bandung, 5 ribu elemen masyarakat (ormas, kepemudaan, kalangan umum), 10 ribu personel aparatur sipil negara. Terdapat tujuh titik kumpul bagi para jemaah, yakni Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Otista depan Sudirman, Jalan Otista depan Cibadak, Jalan Naripan, Jalan Tamblong, Jalan M Toha, serta Taman Tegallega.

"Kami mengimbau para peserta mengenakan pakaian serba putih, dan tiba di titik kumpul pada pukul 3.30. Ada kemungkinan jumlah masyarakat yang ikut melebihi perkiraan. Semakin banyak jemaah, kelangsungan kegiatan lebih baik," ucap Bambang.

Para jemaah, ucap Bambang, bakal berjalan menuju Masjid Raya Bandung secara serempak dari titik kumpul masing-masing. Hal itu merupakan prakarsa Wali Kota Bandung, terinspirasi saat menjalani ibadah haji, melihat pergerakaan jemaah yang berbondong-bondong memasuki Masjidil Haram.

Perihal parkir kendaraan para jemaah, Bambang mengatakan, tengah berlangsung pembahasan. Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP Kota Bandung, serta aparatur kewilayahan guna menyediakan lokasi parkir memadai di setiap titik kumpul.

Beriringan dengan salat subuh berjamaah, ucap Bambang, bakal berlangsung doa bersama warga non-Muslim di tempat ibadah masing-masing. Perihal itu, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). "Menunjukkan, toleransi antarumat beragama di Kota Bandung terjalin baik," kata dia. 

Wali Kota Bandung Oded M Danial menuturkan, pengalaman saat melaksanakan ibadah haji meninggalkan kesan mendalam. Dia ingin suasana serupa bisa terlaksana di Kota Bandung. "Banyak jemaah berjalan kaki menuju Masjidil Haram saat azan berkumandang. Hal itu sungguh luar biasa," ucap Oded.

Penumpang cerdas

Dalam rangka hari jadi ke-209 sekaligus perayaan Hari Perhubungan Nasional, Pemkot Bandung memberlakukan tarif seluruh rute angkutan umum Trans Metro Bandung Rp 209, berlaku 17-25 September 2019. Seiring dengan hal itu,  Dinas Perhubungan juga meluncurkan aplikasi Bandung Smart Passenger.

Oded mengapresiasi inovasi Dishub Kota Bandung,  berharap keberadaan teknologi Bandung Smart Passenger dapat menggugah warga menggunakan transportasi publik. "Kado hari jadi Kota Bandung dari Dishub. Kado  luar biasa. Saya mengajak kepada warga Bandung agar menggunakan transportasi publik, atau mengendarai sepeda dalam beraktivitas," ucap Oded.

Kesediaan masyarakat Bandung mengutamakan penggunaan transportasi publik, atau bersepeda, menurut Oded, bakal memunculkan manfaat luar biasa. Langkah itu dapat mengurangi polusi udara, juga kemacetan. ***

Bagikan: