Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Buruh di Bandung Barat Demo Kantor DPRD

Cecep Wijaya Sari
SEJUMLAH buruh berunjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kabupaten Bandung Barat, Jalan Raya Tagog-Padalarang, Rabu, 18 September 2019.*CECEP WIJAYA SARI/PR
SEJUMLAH buruh berunjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kabupaten Bandung Barat, Jalan Raya Tagog-Padalarang, Rabu, 18 September 2019.*CECEP WIJAYA SARI/PR

NGAMPRAH, (PR).- Sejumlah buruh yang tergabung dalam berbagai serikat buruh dan pekerja menolak rencana kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan oleh pemerintah pusat. Hal itu disampaikan melalui unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kabupaten Bandung Barat, Rabu 18 September 2019.

Dalam unjuk rasa tersebut, mereka menyampaikan 7 tuntutan, di antaranya penolakan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan, revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan, dan mendesak agar pemerintah daerah memberlakukan upah minimum sektoral. "Yang paling mendesak, yaitu penolakan kami terhadap rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan," kata Ketua Serikat Pekerja Nasional KBB Budiman seusai aksi.

Menurut dia, kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan membebani masyarakat, termasuk para buruh yang menjadi peserta mandiri. Soalnya, hingga kini masih banyak buruh yang tidak menjadi peserta BPJS melalui perusahaan mereka.

Selain itu, dia menilai, saat ini pelayanan sejumlah rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan masih memprihatinkan. "Faktanya, banyak yang kecewa dengan pelayanan rumah sakit. Jadi sebaiknya, perbaiki dulu pelayanannya," ujar Budiman.

Dia mengungkapkan, aksi para buruh KBB semula direncanakan berlangsung selama tiga hari, yakni ke Kantor DPRD, Kantor Bupati, dan terakhir ke Kantor BPJS Kesehatan. Namun, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sudah menyatakan dukungan terhadap tuntutan buruh melalui surat pernyataan yang ditandatanganinya.

"Jadi rencananya, besok kami langsung melakukan aksi ke Kantor BPJS Kesehatan di Cimahi. Sebab, Bupati sudah mendukung tuntutan kami mengenai BPJS ini," ujar Budiman.

Sementara itu, Pejabat Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Bagja Setiawan merespons tuntutan para buruh tersebut. Ia langsung menemui para buruh dengan berorasi di atas mobil komando menggunakan pengeras suara.

"Kami berjanji akan menyampaikan protes para buruh di Bandung Barat kepada pemerintah pusat. Kami menghargai karena ini dalam rangka memperjuangkan aspirasi. Menurut saya, ini sangat rasional. Karena ini revisinya ada di tingkat pusat, Insha Allah kami akan rekomendasikan agar menjadi pertimbangan di pusat," ujarnya.***

Bagikan: