Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 20 ° C

Organisasi Pensiunan PNS Pemkab Bandung Diberi Bantuan Rp 100 Juta per Tahun

Sarnapi
PENSIUNAN PNS Pemkab Bandung yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bandung, mengikuti rapat kerja PWRI di  Rabu, 18 September 2019 di Gedung Dewi Sartika, Kabupaten Bandung.*/SARNAPI/PR
PENSIUNAN PNS Pemkab Bandung yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bandung, mengikuti rapat kerja PWRI di Rabu, 18 September 2019 di Gedung Dewi Sartika, Kabupaten Bandung.*/SARNAPI/PR

SOREANG,(PR).- Pemkab Bandung membantu organisasi pensiunan yakni Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dan Kerukunan Wanita Wredatama (Kerta) Kabupaten Bandung dengan besaran Rp 200 juta/dua tahun. Hal itu disebabkan para pensiunan masih memiliki kekuatan untuk lebih berkiprah di masyarakat dan pemerintahan.

*Kalau usia pensiunan PNS dulu adalah 56 tahun, tapi kini 58 tahun dan eselon dua bisa 60 tahun. Usia pensiun bukan berarti tidak produktif lagi," kata ketua panitia rapat kerja PWRI Kabupaten Bandung, Komaruddin Saleh, saat rapat kerja PWRI Kabupaten Bandung di Dewi Sartika, Rabu, 18 September 2019.

Rapat kerja PWRI Kabupaten Bandung ibarat reuni bagi para pensiunan yang telah lama tidak bertemu. Ketika bersapa dengan para pensiunan lainnya terjadi pembicaraan yang intensif, dan saling bergurau satu sama lain mengenang dulu saat masih bertugas.

Dia menambahkan, jumlah anggota wredatama di Kabupaten Bandung sebanyak delapan belas ribu orang, sehingga memiliki potensi besar bila diberdayakan.

"Apalagi para pensiunan banyak yang mantan pejabat dengan ilmu dan pengalaman yang sudah teruji. Kalau wredatama tidak dimanfaatkan dengan baik sangat rugi. Jangan sampai pensiunan bersifat lemah, lesu, dan loyo," katanya.

Mengenai bantuan Pemkab Bandung kepada PWRI Kabupaten Bandung, Komaruddin Saleh mengatakan, ada bantuan hibah sebesar Rp 200 juta. "Namun bantuan ini dua tahun sekali. Hibah ini kami bagi-bagi kepada pengurus PWRI kecamatan sebesar Rp 1,5 juta/kecamatan," katanya.

Dia menambahkan, meski hibah dari Pemkab Bandung tidak rutin, namun sangat membantu operasional PWRI Kabupaten Bandung.

"Soal pemilihan Bupati Bandung tahun depan kami nyatakan PWRI bersikap netral dengan tidak melakukan dukungan kepada salah satu calon. Demikian pula dengan pemilihan kepala desa serentak pada 26 Oktober juga kami tak mendukung calon sehingga diserahkan kepada masing-masing calon kades," katanya.***

Bagikan: