Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 32.8 ° C

Mahasiswa Rawan Terpapar Narkoba dan Radikalisme

Sarnapi
PARA pengurus Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Antinarkoba (Artipena) Jabar menyimak pemaparan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar, di Aula Oto Iskandar Dinata Unpas, Rabu 18 September 2019.*/ SARNAPI/PR
PARA pengurus Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Antinarkoba (Artipena) Jabar menyimak pemaparan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar, di Aula Oto Iskandar Dinata Unpas, Rabu 18 September 2019.*/ SARNAPI/PR

BANDUNG,(PR).- Mahasiswa  sangat rawan terpapar narkoba dan radikalisme, karena di perguruan tinggi mereka memasuki era belajar hidup mandiri, jauh dari orang tua, dan pencairan identitas dirinya. Apalagi narkoba juga merupakan bisnis besar dengan keuntungan berlipat ganda, sehingga sebagian mahasiswa juga menjadi pengedar narkoba.

Hal itu dikatakan Ketua Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Antinarkoba (Artipena) Jabar, EddyJusuf, saat melantik delapan komisariat Artipena Jabar, di Aula Oto Iskandar Dinata Unpas Jalan Setiabudi, Rabu 18 September 2019.

Dia menambahkan, peredaran narkoba sudah sangat meresahkan semua pihak termasuk perguruan tinggi.

"Semua kalangan sudah dimasuki narkoba sehingga kampus harus waspada. Artipena Jabar ingin mewujudkan kampus yang bersih dari narkoba atau Bersinar," katanya.

Sedangkan dosen Universitas Binus, Andreas Chan mengatakan, narkoba mudah masuk ke generasi muda, khususnya mahasiswa karena kondisi mahasiswa yang sudah mulai mandiri dan jauh dari orang tua.

"Dari pengalaman kami kalau ada seorang mahasiswa yang ngekos terkena narkoba, maka dalam tiga bulan teman-teman lain yang ada di kos juga terpapar narkoba. Begitu cepat penyebaran narkoba ini karena ada juga mahasiswa yang menjadi pengedar narkoba," katanya.

Untuk pencegahan narkoba ini, kata Andreas, pihak kampus memperbanyak kegiatan mahasiswa termasuk kegiatan sosial. "Mahasiswa kami minta untuk ikut aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler maupun kegiatan sosial lalu kami berikan penghargaan," katanya dalam acara yang dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar Sufyan Syarif.***

 

Bagikan: