Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 32.2 ° C

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon di Cimahi Bertumbangan

Ririn Nur Febriani
RIRIN NUR FEBRIANI/PR
RIRIN NUR FEBRIANI/PR

CIMAHI, (PR).- Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Cimahi membuat sejumlah pohon di berbagai ruas jalan tumbang, Rabu 18 September 2019. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan dalam kejadian tersebut, namun pohon yang melintang di jalan menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

Hasil laporan di lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, kejadian pohon tumbang di antaranya terjadi di ruas Jalan Pabrik Aci, Jalan Stasiun sebelah gedung Historich, Jalan Jati Serut depan Kantor Kecamatan Cimahi Utara, Jalan Raden Demang Hardjakusumah depan kantor Diskominfoarpus, serta Jalan Sukarasa depan SD Nurul Aulia.

Warga Jalan Pabrik Aci, Ghifa mengatakan, kejadian pohon tumbang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. "Tumbangnya pas hujan belum lama tapi anginnya udah kencang," ujarnya.

Menurut dia, pohon yang tumbang menimpa pagar rumah dan menarik kabel listrik hingga ikut turun. "Untungnya enggak kena bangunan. Memang sepertinya pohon sudah tua, khawatir juga ternyata tumbang. Untungnya ada petugas datang langsung dipangkas dan digergaji," ucapnya.

Kepala DLH Kota Cimahi, M Ronny mengatakan, petugas langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan. Petugas menggunakan gergaji mesin untuk memotong batang pohon agar batang pohon bisa disisihkan dan tidak lagi menghalangi ruas jalan.

"Kami tangani segera, terutama untuk mengamankan keselamatan masyarakat dan mengatasi kemacetan karena beberapa batang pohon yang tumbang melintang di ruas jalan," ujarnya.

Menurut Ronny, tumbangnya pohon saat ini diakibatkan hujan cukup deras disertai angin kencang. "Pemeliharaan selama ini jalan terus. Untuk kejadian kali ini, terutama karena hujan deras dan angin kencang. Ada yang tumbang dari bagian akar, ada juga yang patah di bagian batang," katanya.

Ronny menyatakan, pihaknya melakukan upaya guna mencegah terjadinya pohon tumbang, menyusul curah hujan disertai angin kencang terutama di musim peralihan di Kota Cimahi.

"Upaya yang dilakukan DLH Kota Cimahi ini adalah penopingan atau pemangkasan pohon di sejumlah titik. Tugas lingkungan hidup terkait konservasi adalah menanam, bukan menebang. Kalau pun menebang yang sudah diindikasikan harus ditebang, misalnya rusak, keropos, mati dan lain sebagainya," jelasnya.

Ronny berharap masyarakat aktif melaporkan kondisi pohon yang ada di lingkungannya. Masyarakat pun bisa lakukan antisipasi secara swadaya, atau melapor ke DLH untuk dilakukan assesment, apakah pohon itu sehat atau tidak.

"Imbauan kepada masyarakat untuk turut menjaga dan memelihara pohon. Melaporkan ke DLH apabila melihat pohon yang diperkirakan akan patah, tumbang atau mati dan akan kami lakukan tindak lanjutnya. Kalau misalnya ada ranting yang patah atau daun berguguran kami lakukan toping. Tapi kalau kondisinya tidak sehat perlu penebangan," terangnya.***

Bagikan: