Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 20 ° C

Hari Perhubungan Nasional, Ada Trayek Angkot Baru di Cimahi

Ririn Nur Febriani
MEMPERINGATI Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019, Pemerintah Kota Cimahi resmikan angkutan umum/kota (angkot) jurusan Citeureup-Cimindi, Selasa, 17 September 2019.*/RIRIN NUR FEBRIANI/PR
MEMPERINGATI Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019, Pemerintah Kota Cimahi resmikan angkutan umum/kota (angkot) jurusan Citeureup-Cimindi, Selasa, 17 September 2019.*/RIRIN NUR FEBRIANI/PR

CIMAHI, (PR).- Peringati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019, Pemerintah Kota Cimahi resmikan angkutan umum/kota (angkot) jurusan Citeureup-Cimindi, Selasa 17 September 2019. Keberadaan angkutan umum tersebut untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan transportasi umum.

Peresmian moda tersebut berlangsung di pelataran Apartemen The Edge, Jalan Baros, Kota Cimahi. 

Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna didampingi Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, kemunculan trayek angkot baru salah satunya untuk mengurangi kemacetan di Kota Cimahi. "Dengan adanya angkot, menambah pilihan masyarakat untuk akses transportasi umum sehingga beralih dari kendaraan pribadi. Dengan adanya kendaraan online, saya yakin peluangnya masih tinggi," ujarnya.

Warna merah muda dipilih untuk body angkot tersebut untuk menghilangkan kesan sangar angkot pada umumnya, ditambah polet kuning-hijau. Sebanyak 15 unit disiapkan untuk meramaikan trayek tersebut.

"Angkot melintasi daerah yang belum terlayani angkutan umum. Kehadirannya turut menunjang akses ke Mal Pelayanan Publik (MPP) dan kompleks Pemkot Cimahi sehingga memudahkan masyarakat," ucapnya.

Menurut Ajay, kehadiran trayek baru tersebut harus mampu menghilangkan stigma negatif angkot. "Karena ini angkutan umum, maka penumpangnya juga umum dari usia anak sampai lansia. Maka, jangan mementingkan diri sendiri,  tidak boleh merokok, jangan berhenti di mana saja, ngetem lama karena itu stigma khas kelakuan angkot. Lambat laun pengemudi terus diedukasi agar disiplin berkendaraan menjadi budaya," tuturnya.

Apalagi, banyak kejadian kecelakaan lalu lintas terutama karena kelalaian manusia. "Pengendara harus bertanggung jawab dalam berkendaraan karena di jalan raya ada pengguna jalan lain," ucapnya.

Uji coba

Uji coba angkot Citeureup-Cimindi berlangsung Juli 2019 lalu, Pemkot Cimahi memastikan semua pihak sudah sepakat kehadiran angkot tersebut, termasuk jajaran ojek pangkalan yang sempat melayangkan protes.

"Sudah ada kesepahaman yang sama dengan jajaran ojek pangkalan. Sehingga semua komunitas terlibat bisa mendapat manfaat dari keberadaan trayek baru tersebut," ujarnya.***

Bagikan: