Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Usulan Penyematan Nama BJ Habibie untuk Bandara Kertajati, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Novianti Nurulliah
SEJUMLAH penumpang berada di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Senin, 1 Juli 2019 lalu. Kementerian Perhubungan memindahkan 13 rute penerbangan domestik dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Jawa Barat per 1 Juli 2019. */ANTARA
SEJUMLAH penumpang berada di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Senin, 1 Juli 2019 lalu. Kementerian Perhubungan memindahkan 13 rute penerbangan domestik dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Jawa Barat per 1 Juli 2019. */ANTARA

BANDUNG, (PR).- Pemilik akun Ihsan Joe membuat petisi di Change.org agar Gubernur Jawa Barat dan Presiden RI mengganti nama Bandara Internasional Kertajati menjadi Bandara Bandara Bandara BJ Habibie. Dari 1.000 tanda tangan yang diperlukan, hingga Senin, 16 September 2019 pukul 14.24 WIB, sudah ada 655 tanda tangan sejak petisi tersebut dipublikasikan Jumat pekan lalu. 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengakui sudah mendengar adanya petisi tersebut. Dia pun mengapresiasi usulan tersebut dan berjanji akan menindaklanjuti usulan tersebut secara prosedural. 

"Saya sudah dengar, memang sejalan dengan apa yang saya pikirkan. Hanya butuh proses saja. Saya kira ide baik ini akan follow up," ucap Ridwan di Gedung sate, Senin, 16 September 2019. 

Menurut dia, usulan tersebut cukup relevan karena dalam pandangannya, BJ Habibie juga bertemu cintanya di Jabar. Sebelum pindah ke Jerman, Habibie juga bersekolah di Jabar. Dia juga mendirikan IPTN (sekarang PT DI) di Jabar.

"Kalau dikasih list memberikan apresiasi menamai sebuah hal, ya pasti yang berhubungan dengan kedirgantaraan. Memang Kertajati masih nama tempat ya, nanti kita bicarakan dengan DPRD karena butuh kesepahaman," kata dia. 

Teknokrat kedirgantaraan kelas dunia

Dalam petisi tersebut, Ihsan Joe menuturkan, BJ Habibie adalah teknokrat di bidang kedirgantaraan kelas dunia. Hal itu diakui oleh semua kalangan tanpa kecuali.

"Dan beliau juga yang mendirikan Industri Pesawat Terbang (IPTN) yang berlokasi di Bandung Jawa Barat. Nama beliau sangat layak menjadi nama Bandara di Jawa Barat, apalagi bandara Kertajati kelas internasional," tulis Ihsan. 

Untuk diketahui, hingga saat ini, belum ada nama yang disepakati. PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) menggunakan nama BIJB Kertajati pada pengoperasiannya atau sejak Mei 2018 lalu. 

Banyak usulan

Sebelumnya, semakin banyak elemen masyarakat yang ingin menyumbangkan nama untuk bandara internasional pertama milik Jawa Barat, Bandaraudara Internasional Jawa Barat yang berdiri di Kertajati, Majalengka. Setelah ada usulan nama Abdul Halim, Bagus Rangin, Prabu Siliwangi, dan lainnya. 

Kini usulan pun muncul dari Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO). Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) INKINDO Jabar, Andrian Tejakusuma menuturkan, sebagai salah satu inisiator dari pembangunan bandara internasional tersebut pihaknya ingin berkontribusi melalui usulan nama bandara. Pihaknya sudah menyiapkan tiga alternatif nama BIJB yang didasarkan pada beberapa hal.

"Ada tiga nama yang kami usulkan untuk menjadi nama dari bandara yakni Bandara Internasional Kertajati, Bandara Internasional BJ Habibie, dan Bandara Internasional Siliwangi," ujar dia, kepada wartawan, Selasa, 10 April 2018.

Menurut dia, usulan nama Bandara Internasional Kertajati ditujukan untuk mengidentitaskan kedaulatan daerah. Sementara, usulan nama Bandara Internasional BJ Habibie atas dasar keteladanan meski tokoh tersebut bukan asli orang Jabar.***

Bagikan: