Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sedikit awan, 20.1 ° C

Ridwan Kamil Izikan Kota Depok Buang Sampah ke TPPAS Lulut Nambo

Novianti Nurulliah
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan sambutan pada Acara Ground Breaking Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Luna (Lulut - Nambo), di Kec. Klapanunggal, Kab. Bogor, Jumat 21 Desember 2018.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan sambutan pada Acara Ground Breaking Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Luna (Lulut - Nambo), di Kec. Klapanunggal, Kab. Bogor, Jumat 21 Desember 2018.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG, (PR). - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan sinyal positif terhadap permintaan Pemerintah Kota Depok agar bisa menggunakan TPPAS Lulut Nambo (Nambo)  Kabupaten Bogor meski saat ini proses konstruksi masih berjalan. Menurut dia, Depok bisa membuang sampah ke Nambo pada Oktober tahun ini.

"Sudah boleh mungkin Oktober sedang difinalisasi," kata dia di Gedung Sate, Senin 16 September 2019.

Menurut dia, pihaknya akan melaksanakan rapat berkenaan akan dibukanya TPPAS Nambo dengan wali kota dan bupati terkait.

Sebelumnya, Ridwan memutuskan Kota Depok bisa menggunakan TPPAS Nambo di Kabupaten Bogor. Namun, dia meminta Pemkot Depok terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Bogor.

"Izin (pemanfaatan Nambo) dari saya sudah. Sedang dirumuskan teknisnya, karena lokasinya bukan di Depok, ada di Bogor. Maka harus ketok pintu dulu ke Bu Ade Yasin (Bupati Bogor). Karena buang sampah itu harus ada Amdal. Dan Amdalnya itu sedang dikerjakan," katanya.

Sementara itu, proyek tersebut direncanakan memiliki kapasitas mengolah sampah 1.650 ton per hari sampai dengan maksimum 1.800 ton per hari. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Jabar Bersih Lestari (PT JBL) untuk Penyediaan Infrastruktur TPPAS Regional Nambo pada tanggal 21 Juni 2017 dengan nilai investasi sebesar USD 46 juta.

PT JBL sendiri, merupakan Badan Usaha yang dibentuk oleh Konsorsium Perusahaan pemenang lelang pekerjaan penyediaan infrastruktur Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bersama-sama dengan PT Jasa Sarana selaku Badan Usaha Milik Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan perjanjian kerja sama, pelaksanaan pembangunan membutuhkan waktu paling lambat selama 18 bulan. Berdasarkan hal tersebut, maka PT JBL menargetkan paling lambat pada Juli 2020 sudah dapat beroperasi dan menerima sampah dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Kota Tangerang Selatan.

Proyek kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PT JBL dalam penyediaan infrastruktur TPPAS Regional Luna merupakan proyek pertama dan akan menjadi pelopor dalam pengolahan sampah secara modern dalam skala besar di Indonesia. ***

Bagikan: