Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Tangis Atty Suharty Tak Tertahankan, Keluarga Itoc Tochija Sangat Berduka

Ririn Nur Febriani
TANGIS istri almarhum Itoc Tochija, Atty Suharty Tochija tak terbendung saat tiba di rumah duka, Sabtu, 14 September petang.*/RIRIN NF/PR
TANGIS istri almarhum Itoc Tochija, Atty Suharty Tochija tak terbendung saat tiba di rumah duka, Sabtu, 14 September petang.*/RIRIN NF/PR

BANDUNG, (PR).- Suasana pilu terasa saat istri Mantan Wali Kota Cimahi Itoc Tochija, Atty Suharti, tiba di rumah duka di Jalan Sari Asih 4 Kota Bandung, Sabtu, 14 September 2019. Keluarga sangat kehilangan atas berpulangnya Itoc keharibaan.

Atty tiba sekitar pukul 17.30 WIB. Saat turun dari kendaraan, isak tangis tertahankan dan Atty langsung dibawa masuk ke dalam rumah. Atty diperkenankan melihat raut wajah Itoc yang sudah terbungkus kain kafan untuk kali terakhir. Para pelayat pun bergantian menyalami Atty. Atty yang tengah berduka sesekali menghaturkan terima kasih atas doa dari para pelayat. "Terima kasih atas doa-doanya. Semoga Allah SWT memberi balasan terbaik," ujarnya.

Puti Melati anak kedua almarhum mengatakan, almarhum Itoc meninggal di RSHS Kota Bandung dan direncanakan akan dimakamkan di pemakaman keluarga di kampung halaman di Baranang Siang Bogor. "Rencana dimakamkan di Bogor, kami akan berangkat besok subuh ke Bogor,” ujarnya.

Menurut Puti, Itoc sudah masuk rumah sakit sejak Rabu, 11 September 2019 karena adanya penurunan fungsi paru-parunya, sehingga harus menjalani penanganan medis.
“Saat masuk masih bisa ngobrol, dan kondisinya mulai turun sejak pagi tadi, sehingga langsung masuk ICU,” jelasnya.

Puti menyebutkan, keluarga merasa kehilangan dengan kepergian almarhum. “Papa merupakan teladan bagi kami, pendiriannya kuat, sabar serta disiplin. Perhatiannya terhadap anak dan cucunya sangat tinggi. Selalu memperhatikan kami dan cucu-cucunya,”ungkap Puti.

Puti mengaku bertemu terakhir dengan almarhum hari Jumat, 13 September 2019. “Kami menjaga papa bergantian, saat menjaga Jumat, papa sempat mengucapkan terima kasih Teteh sudah menjaga sambil bilang nanti kalau sudah sehat pengen main sama cucu-cucu aja. Kami sekeluarga mohon doa untuk bapak dan semoga dimaafkan atas kesalahannya,” bebernya.

Mantan Wali Kota Cimahi pertama, HM. Itoc Tochija meninggal dunia sekitar pukul 12.45 WIB, Sabtu, 14 September 2019. Itoc meninggal dunia dalam perawatan medis di RS Hasan Sadikin Bandung. HM. Itoc Tochija bin H. Thohir lahir di Bogor, 1 Maret 1951. Menikah dengan Atty Suharti, Itoc meninggalkan 4 orang anak dan para cucu.

Itoc menjadi Pejabat Walikota Cimahi pada tahun 2001-2002 setelah Kota Cimahi berdiri sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB). Itoc lalu dikukuhkan menjadi Walikota Cimahi selama 2 periode berturut-turut yaitu 2002-2007 dan 2007 – 2012. Saat ini, Itoc sedang menjalani proses hukum yang tengah membelitnya.***

Bagikan: