Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 21.3 ° C

Oktober, Bupati Bandung Barat Rotasi Ratusan Pejabat

Cecep Wijaya Sari
BUPATI Bandung Barat Aa Umbara Sutisna.*/DOK HUMAS SETDA KBB
BUPATI Bandung Barat Aa Umbara Sutisna.*/DOK HUMAS SETDA KBB

NGAMPRAH, (PR).- Ratusan pejabat di Kabupaten Bandung Barat akan dirotasi pada Oktober mendatang. Saat ini, tim penilai aparatur sipil negara tengah melakukan analisis untuk kebutuhan rotasi/mutasi nanti.

"Rencana rotasi ini berdasarkan hasil evaluasi kinerja dalam momentum satu tahun kepemimpinan AKUR (Aa Umbara-Hengki Kurniawan). Selain itu, ini juga dilakukan karena banyak ASN yang pensiun, sehingga terjadi kekosongan di sejumlah SKPD,” kata Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, Kamis, 12 September 2019.

Dia menuturkan, alasan dilakukan rotasi besar-besaran karena kebutuhan pengisian jabatan serta dibutuhkannya sosok pejabat yang bisa merealisasikan program AKUR. Rotasi akan diberlakukan untuk eselon III (A/B) dan IV (A/B), sementara untuk eselon II (B) akan melalui tahapan open bidding terlebih dahulu.

“Rotasi kali cukup besar dibanding sebelumnya karena mencapai ratusan orang. Kami fokus ke eselon III dan IV dulu. Sambil berjalan, kami juga akan menggelar open bidding untuk pengisian eselon II (B) untuk mengisi yang kosong,” tuturnya.

Umbara mengaku sudah mengantongi nama-nama pejabat yang harus terlempar dari jabatan lama dan diisi oleh orang-orang baru. Selain itu, ia juga sudah menilai sejumlah dinas yang masuk raport merah lantaran tak bisa menunjukkan kinerja yang memuaskan selama satu tahun terakhir ini. 

Walaupun tim penilai kerja sedang bekerja, lanjut dia, dirinya juga sudah tahu mana saja orang-orang yang akan dirotasi. Ini berdasarkan penilaian kinerja setahun ini, karena dalam perjalanannya banyak yang tidak bisa menyesuaikan dengan visi misi pemerintah daerah.

"Intinya, mereka yang dirotasi belum bisa mengimplementasikan keinginan bupati dengan jargon Bandung Barat Lumpat. Saya juga sudah mengantongi raport merah sejumlah SKPD yang tak memiliki prestasi,” katanya menegaskan.

Umbara berharap, setelah dilakukan rotasi nanti, para pejabat bisa langsung bekerja sesuai dengan visi misi AKUR. Sebab, masih banyak potensi yang belum tergali untuk membawa KBB lebih maju dan sejahtera. 

Untuk diketahui, sejak kepemimpinan AKUR satu tahun terakhir ini, Aa Umbara sudah beberapa kali melakukan pelantikan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat. Pertama, melantik 5 pejabat administrator. Selanjutnya, pelantikan bagi 37 pejabat administrator dan pengawas.

Lalu, pelantikan terhadap ratusan kepala sekolah untuk tingkat SD dan SMP. Terakhir, pelantikan enam pejabat eselon II (B) yang berlangsung di Lapangan Plaza Mekarsari saat apel pagi beberapa waktu lalu.

"Rotasi mutasi ini bisa selesai sampai tahun 2020. Saya ingin rotasi ini bisa memberikan pelayanan optimal dan menjalankan program yang terbaik untuk masyarakat,” kata Umbara.***

Bagikan: