Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya berawan, 20.2 ° C

Cium Bau Belerang Menyengat, Warga Cimahi Waswas Soal Kondisi Gunung Tangkubanparahu

Ririn Nur Febriani
GUNUNG Tangkubanparahu/T BACHTIAR
GUNUNG Tangkubanparahu/T BACHTIAR

CIMAHI, (PR).- Masyarakat di sejumlah wilayah di Kota Cimahi mencium bau belerang sejak Rabu, 11 September 2019 petang. Bau cukup menyengat tersebut membuat warga waswas akan kondisi Gunung Tangkubanparahu yang tengah menunjukkan keaktifannya akhir-akhir ini.

Seperti diungkapkan Femi (36), warga Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. "Dari tadi sore memang sudah mencium bau yang aneh, entah belerang atau bukan tapi cukup menyengat," ujarnya.

Bahkan, nyaris semua warga di sekitarnya mencium bau yang sama. "Warga dan keluarga juga ribut soal itu. Semoga Allah SWT melindungi kita semua," katanya.

Mardiyani (36), warga Jalan Permana merasakan aroma belerang makin kuat menjelang malam. "Seperti bau comberan. Awalnya biasa lama-lama makin kuat terciumnya. Apa benar dari Tangkubanparahu? Semoga tidak ada hal yang mengkhawatirkan," ucapnya.

Hal serupa diakui warga Kompleks Kota Mas Kelurahan Padasuka, Gina (36). "Apa bau ini dari Gunung Tangkubanparahu? Takutnya ada erupsi tapi enggak ada peringatan," ucapnya.

Apalagi, di sekitar rumahnya angin kencang kerap berhembus. "Angin kencang dari kemarin," jelasnya.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi Nanang menyebutkan, bau belerang tersebut tercium pada pukul 18.00. "Saya sendiri mencium bau belerang tersebut. Sepertinya bau itu karena terbawa angin, tercium sekitar 15 menit dari jam 18.00 sampai jam 18.15," ujarnya.

Bau belerang tersebut setidaknya dilaporkan warga tercium dari sekitar Cipageran, Citeureup, Cidahu, Permana, hingga Padasuka Cimahi Tengah. Pihaknya sudah melaporkan hal tersebut ke Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Bandung. "Kami langsung melapor BMKG Bandung, lalu diarahkan ke Badan Geologi dan PVMBG karena mereka yang lebih berwenang," jelasnya. 

Pihaknya menghimbau masyarakat yang mencium bau belerang tersebut agar tetap tenang. Sebaiknya tidak berspekulasi apalagi menyebarkan informasi yang meresahkan atau hoaks. "Berdasarkan rilis dari PVMBG saat ini tidak ada peningkatan status Gunung Tangkubanparahu, masih level 2 waspada," tuturnya.***

Bagikan: