Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Cerah berawan, 30 ° C

Antisipasi Kecelakaan di Ruas Tol, Polres Cimahi Gelar Rampcheck Angkutan Barang

Ririn Nur Febriani
SATUAN Lalu Lintas Polres Cimahi melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (rampcheck) di ruas Tol Purbaleunyi  Km 121.200, Cikamuning, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, arah Bandung menuju Jakarta, Rabu, 4 September 2019.*/RIRIN N.F/PR
SATUAN Lalu Lintas Polres Cimahi melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (rampcheck) di ruas Tol Purbaleunyi Km 121.200, Cikamuning, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, arah Bandung menuju Jakarta, Rabu, 4 September 2019.*/RIRIN N.F/PR

CIMAHI, (PR).- Sedikitnya tiga unit kendaraan angkutan barang diamankan dalam pemeriksaan kelaikan kendaraan (rampchek) yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Rabu, 4 September 2019. Kendaraan tersebut diamankan karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan maupun pengemudi, hal itu dilakukan untuk mencegah kejadian kecelakaan lalu lintas menyusul terjadinya kecelakaan beruntun maut di ruas Tol Cipularang, Km 91 Purwakarta, Senin, 2 September 2019 lalu.

Kegiatan dipimpin Kasat Lantas Polres Cimahi AKP. Suharto berlangsung di ruas Tol Purbaleunyi  Km 121.200 Cikamuning Padalarang Kabupaten Bandung Barat arah Bandung menuju Jakarta. Petugas melakukan pemeriksaan teknis kendaraan hingga kelengkapan surat kendaraan.

“Kami melaksanakan kegiatan ini gabungan baik dari Polres Cimahi, Polda Jawa Barat PT.Jasa Marga dan Dinas Perhubungan. Kegiatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan tol, mengingat kejadian dua hari lalu terjadi insiden maut yang melibatkan puluhan kendaraan dan 8 orang korban jiwa di ruas Tol Purbaleunyi KM 91," ujar Kasat Lantas Polres Cimahi AKP Suharto, Rabu, 4 September 2019.

Menurut Suharto, ada sekitar 100 lebih kendaraan angkutan barang yang sudah diperiksa kelaikan kendaraannya. Jenis kendaraan yang diamankan berupa 2 unit dump truk dan 1 mobil trailer.

“Kita dapat 9 pelanggaran, 3 kasus diantaranya kendaraan yang kita tahan karena tidak dapat menunjukkan surat-suratnya. Selain itu ada beberapa pengemudi yang tidak dapat menunjukkan SIM kita tilang juga,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan teknis kendaraan, pihaknya juga menemukan kendaraan dengan  ban gundul hingga komponen lain yang tidak lengkap turut dilakukan penilangan. Secara umum, kata Suharto, kondisi seluruh kendaraan yang diperiksa cukup bagus namun ada beberapa yang ditemukan melanggar aturan administrasi kendaraan.

Menurut Suharto, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan. Dengan kegiatan ini mudah-mudahan dapat mewujudkan keamanan, ketertiban , keselamatan dan kelancaran di jalan tol.

“Kami mengimbau kepada para pengusaha angkutan, baik itu angkutan orang maupun barang dapat selalu mengechek dan melengkapi kelengkapan alat kendaraan, surat-surat, untuk bersama-sama dapat mewujudkan keamanan, ketertiban dan kelancaran  berlalu lintas di jalan,” tuturnya.***

Bagikan: