Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 28.5 ° C

Ibu Pembunuh Bayi Mengaku Dapat Bisikan Gaib

Mochammad Iqbal Maulud
ILUSTRASI pembunuhan bayi.*/ANTARA
ILUSTRASI pembunuhan bayi.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Polisi akhirnya menetapkan FM (28) sebagai tersangka pembunuhan bayi perempuannya yaitu C yang masih berusia 3 bulan. Seperti diketahui terjadi pembunuhan terhadap C di kediaman FM di Jalan Delta, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung pada Minggu 1 September 2019 sore.

"FM sudah ditetapkan menjadi tersangka dan kasusnya kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Bandung," kata Wakasatreskrim Polrestabes Bandung, Komisaris Polisi Suparma di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, pada Senin 2 September 2019.

Menurut Suparma, ada satu alat bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian. Alat bukti tersebut berupa pisau dapur. "Meski demikian kami belum bisa memastikan apakah pisau tersebut dijadikan alat untuk membunuh si bayi," katanya.

Lebih jauh Suparma menyampaikan sebelum membunuh bayinya tersebut, FM mengaku mendapatkan bisikan gaib. "Kepada penyidik FM mengatakan bisikan tersebut menyebutnya belum dapat menjadi seorang ibu untuk bayi mungilnya itu," ucapnya.

Karena itu setelah mendapatkan bisikan gaib FM membunuh bayinya tersebut. Alasannya pun amat tidak logis kata Suparma, yaitu dibunuh agar bisa segera dikirim ke surga.

Depresi

Sebelumnya diberitakan telah terjadi dugaan pembunuhan ibu terhadap anak kandung. Diduga ibu tersebut alami depresi atau gangguan kejiwaan dikarenakan anaknya tersebut baru berusia 3 bulan. Sementara itu saat dimintai keterangan ibu tersebut berwajah dingin.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar Polisi Irman Sugema di Mapolsekta Cibeunying Kaler. Tepatnya di Jalan Cikutra, Kota Bandung pada Minggu 1 September malam.

"Betul ada kasus dugaan pembunuhan ibu terhadap anaknya sendiri dengan tersangka FM (28). Sementara korban masih berusia 3 bulan, kejadian tersebut terjadi di rumah korban," katanya didampingi Kasat Reskrim, Ajun Komisaris Besar Polisi Mochamad Rifa'i dan Kapolsekta Cibeunying Kaler, Komisaris Polisi Nanang Heru Sucahyo.

Diketahui rumah pelaku berada di Jalan Delta RT 02 RW 05 Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung. 

Autopsi

Irman juga mengatakan proses selanjutnya akan dilanjutkan pada Senin 2 September 2019. Sementara itu pelaku kini masih berada di Mapolsekta Cibeunying Kaler untuk dimintai keterangan. Terlihat sejumlah anggota keluarga berdatangan di lokasi.

Oleh karena itu Irman berharap semoga penyelesaian kasus ini segera tertangani dengan baik. Irman pun kini masih menunggu kondisi psikologis dari pelaku yang masih ditangani Polsekta Cibeunying Kaler.

Jenazah korban diketahui kini dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih di Jalan Moh Toha, Kota Bandung. Rencananya korban akan diautopsi penyebab kematiannya terlebih dahulu.

Sementara itu menurut petugas keamanan di lokasi kejadian, selama ini keluarga dari FM terlihat baik-baik sajam. "Di situ yang tinggal ada dua keluarga, suaminya tidak kerja tetapi menjual makanan. Saya di sini baru setengah hari katanya tadi ada kejadian," ucapnya.

Petugas tersebut menyatakan melihat ada banyak anggota kepolisian di lokasi. Terutama tim dari Inafis, karena ada mobil bertuliskan tim identifikasi. "Yah tadi banyak polisi ke sini, sepertinya ada kejadian besar terjadi di sini," katanya.‎***

Bagikan: