Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Cerah berawan, 30.6 ° C

Tegalluar Pernah Menjadi Ibu Kota Kerajaan Timbanganten

Tim Pikiran Rakyat
TOKOH pemuda Tegalluar, Fauzan.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA
TOKOH pemuda Tegalluar, Fauzan.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA

BANNDUNG, (PR).- Generasi muda Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung mengaku bangga, senang dan menyambut baik rencana Gubernur Jawa Barat yang mewacanakan pemindahan ibu kota atau pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat ke Desa Tegalluar. 

"Adanya wacana pemindahan ibu kota atau pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat ke Desa Tegalluar, saya sebagai pemuda Desa Tegalluar merasa bangga. Seberharga itu Tegalluar di mata Jawa Barat. Dan sejarah akan terulang kembali," kata Fauzan, salah seorang pemuda Desa Tegalluar, Sabtu 31 Agustus 2019. 

Menurut sejarah tempo dulu, imbuh Fauzan, kawasan  Tegalluar pernah menjadi ibu kota salah satu Kerajaan Sunda Padjajaran. "Berdasarkan informasi, kawasan Tegalluar pernah menjadi Ibu Kota Kerajaan Timbanganten. Tegalluar sekarang mempunyai situs, yaitu Situs Tegal Sakotak," katanya. 

Fauzan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah memilih  Desa Tegalluar sebagai kandidat  Ibu Kota Jawa Barat, selain  kawasan Walini Kabupaten Bandung Barat dan Kawasan Segitiga Rebana (Cirebon, Patimban, Majalengka).

"Tetapi alangkah baiknya apabila permasalahan banjir,  khususnya di Tegalluar, umumnya di Kabupaten Bandung diselesaikan terlebih dahulu," harapnya. 

Namun saat ini, kata Fauzan, Presiden RI Joko Widodo sedang melakukan upaya penanggulangan banjir dengan dibangunnya terowongan air Nanjung di Curug Jompong Kecamatan Margaasih.

"Kita tunggu secara fakta, apakah terowongan air bisa menanggulangi banjir luapan Sungai Citarum atau tidak? Yang penting pemindahan ibu kota Jawa Barat benar-benar dinilai dari aspek kebutuhan masyarakat," katanya kepada wartawan Galamedia, Engkos Kosasih.***

Bagikan: