Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya berawan, 29.6 ° C

Pimpinan Persis Tak Boleh "Nyandung"

Sarnapi
null
null

BANDUNG,(PR).- Pimpinan ormas Persatuan Islam (Persis) tak boleh "nyandung" atau menjabat di dua organisasi yang sama. Apalagi tantangan dakwah di era teknologi informasi dan komunikasi saat ini makin berat sehingga butuh konsentrasi tinggi.

"Saya sendiri saat ini masih "nyandung" yakni menjabat ketua Persis Kota Bandung sekaligus Persis Jawa Barat. Tentu saja hal ini gak boleh terjadi sehingga saya harus melepaskan jabatan di Kota Bandung," kata Ketua Pengurus Daerah Persis Kota Bandung, Ustaz Iman Setiaman Latif, saat pembukaan Musda Persis Kota Bandung di Bale asri Pusdai Jabar, Rabu, 28 Agustus 2019.

Lebih jauh Ustaz Iman mengatakan, Musda Persis dan Persistri untuk memilih kepengurusan baru, evaluasi dan menyusun program lima tahun ke depan. "Dengan 30 kecamatan di Kota Bandung tentu saja banyak masalah di warga masyarakat baik kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, sampah dan lain-lain," katanya.

Tentu saja Persis dan Persistri harus bisa menjadi jawaban atas masalah-masalah di masyarakat. "Persis harus bisa organisasi yang kahartos dan karaos bagi masyarakat. Jangan cuma kahartos melainkan juga karaos atau dirasakan manfaatnya bagi warga," katanya.

Sedangkan Wal Kota Bandung Oded M. Danial dalam sambutan dibacakan Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bandung, Bambang Sukardi menyatakan, Pemkot Bandung banyak terbantu dengan kehadiran ormas Islam seperti Persis. "Program-program pemerintah takkan bisa berjalan tanpa adanya bantuan dari ormas maupun masyarakat," katanya.***

Bagikan: