Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Umumnya berawan, 26.1 ° C

Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan Kabupaten Bandung Sabet Peringkat II PPKTD Jabar

Ecep Sukirman
PERWAKILAN PPKJ Kabupaten Bandung Rapi Anwar Basari (kedua kiri) dan Tiara Nuraeni (kedua kanan) didampingi Kepala Bidang Pembinaan Keselamatan Agus Herri Setiawan (kanan) dan Kepala Seksi Angkutan Orang Berbasis Jalan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo (kiri) berfoto bersama seusai kegiatan pemilihan PPKTD tingkat Provinsi Jawa Barat di Kota Sukabumi. Rapi berhasil meraih peringkat II dalam kegiatan itu dan menjadi salah satu perwakilan Jawa Barat dalam kegiatan serupa untuk tingkat nasional yang digelar Kementerian Perhubungan.*/DOK. DISHUB KABUPATEN BANDUNG
PERWAKILAN PPKJ Kabupaten Bandung Rapi Anwar Basari (kedua kiri) dan Tiara Nuraeni (kedua kanan) didampingi Kepala Bidang Pembinaan Keselamatan Agus Herri Setiawan (kanan) dan Kepala Seksi Angkutan Orang Berbasis Jalan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo (kiri) berfoto bersama seusai kegiatan pemilihan PPKTD tingkat Provinsi Jawa Barat di Kota Sukabumi. Rapi berhasil meraih peringkat II dalam kegiatan itu dan menjadi salah satu perwakilan Jawa Barat dalam kegiatan serupa untuk tingkat nasional yang digelar Kementerian Perhubungan.*/DOK. DISHUB KABUPATEN BANDUNG

BANDUNG, (PR).- Perwakilan Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan (PPKJ) Kabupaten Bandung, Rapi Anwar Basari (17) berhasil meraih peringkat II tingkat Jawa Barat 2019 dalam kegiatan pemilihan pelajar pelopor keselamatan transportasi darat (PPKTD) tingkat Provinsi Jawa Barat. Peringkat I diraih oleh perwakilan PPKJ dari Kota Sukabumi sedangkan peringkat III diraih perwakilan PPKJ dari Kabupaten Bogor.

Nantinya, perwakilan PPKJ Jawa Barat ini akan diikutsertakan dalam kegiatan serupa tingkat nasional.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa melalui Kepala Seksi Angkutan Orang Berbasis Jalan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo saat ditemui di Bandung mengatakan, dalam kegiatan yang digelar Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat ini, perwakilan PPKJ Kabupaten Bandung membawa sebuah produk karya tulis ilmiah berjudul Alat Disiplin Berkendara. Rapi, kata Eric, mempresentasikan sebuah inovasi alat sensor berkendara. Alat ini membuat kendaraan tidak akan menyala jika pengendaranya tidak mengenakan helm dan tidak menempelkan surat izin mengemudi (SIM) pada alat sensor tersebut.

“Pada saat paparan serta uji produk, Rapi berhasil meyakinkan para dewan juri bahwa kendaraan yang diperlihatkan benar-benar tidak menyala jika tidak menggunakan helm dan tidak menempelkan SIM,” ungkap Eric, Minggu, 25 Agustus 2019.

Dijelaskan Eric, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mengirimkan dua orang perwakilan PPKJ yang telah diseleksi dari 83 pelajar di seluruh sekolah di Kabupaten Bandung, yakni Rapi dari SMKN 1 Katapang dan Tiara Nuraeni dari SMKN 1 Soreang. Keduanya berlaga dalam kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi Darat Tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar selama 5 hari mulai 18-22 Agustus 2019 di Kota Sukabumi.

Sebelum menjadi perwakilan PPKJ Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, lanjut Eric, sebanyak 83 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Bandung mengirimkan proposal karya tulis ilmiahnya ke Dishub Kabupaten Bandung. Dari jumlah pendaftar itu, kata dia, kemudian tim seleksi memilih 20 karya tulis ilmiah terbaik. Karya tulis ilmiah Rapi merebut peringkat I yang akhirnya diikutsertakan dalam kegiatan serupa untuk tingkat provinsi.

“Alhamdulillah perwakilan PPKJ dari kami berhasil mendapatkan peringkat II tingkat Provinsi Jawa Barat. Ini merupakan suatu kebanggaan buat kami dan menjadi pemicu semangat bagi komunitas PPKJ Kabupaten Bandung,” ujar dia.

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan Keselamatan Agus Herri Setiawan. Dikatakan Agus Herri, keberhasilan perwakilan PPKJ Kabupaten Bandung ini merupakan keberhasilan seluruh tim dan seluruh elemen PPKJ Kabupaten Bandung.

“Kami harus segera mempersiapkan Rapi untuk ajang pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi Darat Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan. Kami ingin pengembangan produk dan evaluasi yang diberikan oleh para dewan juri tingkat provinsi pada inovasi rapi dapat diselesaikan,” ujar dia.

Dia pun mengharapkan seiring dengan lahirnya berbagai inovasi keselamatan berkendara yang dihasilkan para generasi muda ini, akan berdampak signifikan terhadap penurunan angka kecelakaan lalulintas yang disebabkan human error ataupun faktor lainnya.

“Selain itu, kami juga mengharapkan agar para pelajar ini menjadi agent of change (agen perubahan) kepada masyarakat termasuk ke sesama pelajar mengenai pentingnya berkeselamatan saat berkendara,” kata dia.***

Bagikan: