Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.8 ° C

Persoalan Stadion GBLA Ditargetkan Rampung November 2019, Manajer Persib Bandung Tak Sabar

Tim Pikiran Rakyat
STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/ANTARA
STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Kota Bandung menargetkan persoalan pengelolaan Stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api) selesai November 2019. Penyelesaian tersebut terkait serah terima aset tahap kedua Stadion GBLA dari PT Adhi Karya selaku kontraktor keapda Pemkot Bandung dan penentuan pengelola stadion.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dalam wawancara yang disiarkan Radio PRFM, Sabtu 24 Agustus 2019.

Yana Mulyana menjelaskan, belum dilakukannya serah terima tahap kedua menjadi kendala bagi Pemkot Bandung untuk memperbaiki kerusakan yang ada serta melelang pengelolaan Stadion GBLA kepada pihak swasta, termasuk PT Persib Bandung Bermartabat selaku manajemen klub sepak bola Persib Bandung.

Pemkot Bandung sudah memiliki payung hukum untuk melakukan lelang melalui Perda Nomor 11 Tahun 2011 tentang pengelolaan tanah dan bangunan milik daerah.

"Bila nanti serah terima terjadi, apakah akan kami kelola sendiri atau dikerjasamakan dengan pihak ketiga, ada regulasinya,” tuturnya.

STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/ARIF HIDAYAH/PR

Yana Mulyana menjelaskan, bagian Stadion GBLA yang sudah menjadi aset Pemkot Bandung adalah tribun bawah hingga lapangan, area parkir, serta jalan.

“Stadion GBLA dibangun melalui tiga tahapan sampai sekarang. Dari tiga tahapan, tahap kedua yaitu zona penonton belum diserahterimakan dari kontraktor kepada kami sebagai pemilik, itu yang jadi permasalahan” ujarnya.

Terlalu lama

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar berharap, persoalan Stadion GBLA bisa diselesaikan secepatnya dan tak perlu menunggu hingga November 2019. Dia ingin Stadion GBLA bisa menjadi kandang Persib Bandung pada putaran kedua Shopee Liga 1.

"Kalau sampai November, terlalu lama. Kami inginnya segera agar putaran kedua (Shopee Liga 1) bisa dipakai (oleh Persib Bandung)," ujar Umuh Muchtar.

Dia meminta Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana agar bisa secepatnya memanggil kontraktor untuk menyelesaikan masalah itu  Persib Bandung, kata Umuh Muchtar, sudah bersedia mengelola dan memperbaiki Stadion GBLA.

STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/PRFMNEWS

"Kejar saja pak Wakil. Kalau mereka susah datang, panggil. Daripada nanti urusannya panjang, ada yang emeriksa lagi, panjang lagi, kalau bisa, akhir September selesai" ujar Umuh Muchtar.

Yana Mulyana mengatakan, proses lelang kerjasama pengelolaan Stadion GBLA kepada pihak swasta berpotensi memakan waktu lama sehingga membuat dia menargetkan penyelesaian masalah Stadion GBLA pada November 2019.

"Nanti kalau setelah selesai serah terima aset dengan kontraktor, ada dua opsi pengelolaan. Pertama, dikelola sendiri. Kedua, dikerjasamakan dengan pihak lain. Proses untuk kerjasama dengan pihak lain itu tentu harus melalui proses lelang. Proses lelang ini yang kemungkinan memakan waktu sampai November," tuturnya.***

Bagikan: