Pikiran Rakyat
USD Jual 14.006,00 Beli 14.104,00 | Sedikit awan, 23.5 ° C

Kapolda: Tak Ada Masalah Antara Masyarakat Papua dan Jawa Barat

Mochammad Iqbal Maulud
KAPOLDA Jabar Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi/MOCHAMAD IQBAL MAULUD
KAPOLDA Jabar Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi/MOCHAMAD IQBAL MAULUD

BANDUNG, (PR).-   Keguyuban masyarakat Jawa Barat dan masyarakat Papua sudah terjaga sejak lama. Bahkan pada 17 Agustus 2019, lalu segenap elemen masyarakat termasuk Forkopimda menari bersama 100 orang masyarakat Papua yang tinggal di Jabar.

Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi mengemukakan hal itu, di Aula Muryono, Mapolda Jawa Barat,  Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin 19 Agustus 2019, di sela-sela kunjungan rombongan Paskibraka Jabar ke Mapolda.

Rudy menegaskan, tidak ada jarak yang memisahkan dan membedakan masyarakat Jawa Barat dan Papua. "Kemarin kita bersama Pangdam III/Siliwangi dan Gubernur Jawa Barat kan mengadakan acara di Gasibu, salah satunya adalah menari bersama dengan warga Papua," katanya.

Terkait dengan isu pembakaran Gedung DPRD di Manukwari, Papua Barat, tidak berpengaruh dengan kondusivitas di Jawa Barat. "Semua karena di Tanah Pasundan ini semua diterima dengan baik termasuk masyarakat Papua. Kami tidak beda-bedakan," kata dia.

Ia juga mengatakan tak diperlukan pengamanan khusus bagi warga Papua di Jawa Barat. "Seperti yang saya bilang tadi di Jawa Barat tidak ada masalah, semuanya saling‎ menghargai antarsuku," katanya.

Sementara disinggung mengenai pengiriman pasukan ke Manokwari, menurut Rudy tak ada anggota Polda Jabar yang akan dikirim ke sana. Akan tetapi, apabila Mabes Polri membutuhkan bantuan tentu saja Polda Jabar siap mengirimkan bantuan tersebut.

Oleh karena itu Rudy berharap, kebersamaan antarsuku harus terus dijaga di Jawa Barat ini. Apalagi semua warga Jawa Barat dikenal santun dan saling menghargai satu sama lain. "Jangan sampai dipecah belah oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab," katanya.‎***

Bagikan: