Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 20.8 ° C

Sebanyak 499 Narapidana di Jawa Barat Bebas Hari Ini

Vebertina Manihuruk
PEMBERIAN remisi umum dalam memperingati HUT 74 Republik Indonesia di Lapas Jelekong, Kabupaten Bandung, Sabtu, 17 Agustus 2019.*/ADE MAMAD/PR
PEMBERIAN remisi umum dalam memperingati HUT 74 Republik Indonesia di Lapas Jelekong, Kabupaten Bandung, Sabtu, 17 Agustus 2019.*/ADE MAMAD/PR

BANDUNG, (PR).- Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kemenkumham), Abdul Aris, mengatakan, sebanyak 499 narapidana di Jawa Barat diusulkan mendapat Remisi Umum (RU) II atau langsung dibebaskan. RU diberikan dalam memeringati Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Untuk RU I-nya (pengurangan masa tahanan) 13.561, RU II (bebas pada hari ini) 499 orang di seluruh UPT pemasyarakat Jabar " kata Abdul Aris di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Kota Bandung, Sabtu, 17 Agustus 2019. Secara total di Jawa Barat, jumlah narapidana yang diusulkan dan mendapat remisi yakni sebanyak 14.060 orang.

Ia mengatakan, dari seluruh lapas yang ada di Jawa Barat, jumlah remisi HUT 74 RI terbanyak didapatkan di Lapas Cibinong. Jumlah narapidana yang mendapat usulan remisi sebanyak 987 orang.

Sementara itu, untuk narapidana tindak pidana korupsi (tipikor), ada 64 narapidana se-Jawa Barat yang mendapat usulan remisi. "Salah satunya Nazarudin dapat remisi enam bulan. Ini tahun yang ke tujuh," katanya, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

Untuk Lapas Sukamiskin yang merupakan tempat koruptor dipenjara, kata Abdul Aris, ada sebanyak 133 dari 150 narapidana yang mendapat usulan remisi. Jumlah pengurangan masa tahanan yang paling besar yakni enam bulan.

PEMBERIAN remisi umum dalam memperingati HUT 74 Republik Indonesia di Lapas Jelekong, Kabupaten Bandung, Sabtu, 17 Agustus 2019.*/ADE MAMAD/PR

Pemberian remisi diproses melalui sistem online

Sementara itu, menurut Kepala Kantor Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Liberti Sitinjak, pemberian remisi ini dilaksanakan secara online system melalui sistem database pemasyarakatan. Sistem itu terintegrasi antara unit pelaksana teknis pemasyarakatan kantor wilayah dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Jumlah penghuni lapas dan rutan se-Jawa Barat berjumlah 23.811 orang. Terdiri dari narapidana 19.341 orang dan tahanan 4.470 orang," kata Liberty.

Dari segi jumlah, pemberian remisi Jawa Barat merupakan yang terbanyak ke dua se-Indonesia. Jumlah Narapidana yang terbanyak penerima RU berasal dari Provinsi Sumatera Utara, yaitu 16.503 narapidana, dengan rincian RU I 16.135 orang dan RU II 368 orang.

Posisi ke tiga terbanyak adalah Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 13.319 narapidana mendapatkan RU dengan rincian RU I 13.313 orang dan RU II 6 orang.

Menurut Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, dengan pemberian remisi HUT 74 RI, biaya makan warga binaan pemasyrakatan mengalami efisiensi. Melalui pemberian RU Tahun 2019, pemerintah bisa menghemat anggaran makan narapidana sebesar Rp184.573.590.***

Bagikan: