Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sebagian berawan, 21.6 ° C

Layanan DAMRI untuk Akses ke BIJB akan Hadir di Cimahi

Ririn Nur Febriani
FOTO ilustrasi bus DAMRI.*/DOK. KABAR BANTEN
FOTO ilustrasi bus DAMRI.*/DOK. KABAR BANTEN

CIMAHI, (PR).- Kota Cimahi terpilih menjadi daerah baru layanan bus DAMRI untuk mendukung kemudajan akses ke Bandara Internasional Jawa Barat-Kertajati (BIJB). Perangkat sedang dalam persiapan termasuk mendorong aspek perizinan normatif terpenuhi.

Hal itu diungkapkan Kasi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi Ranto Sitanggang dikantornya di Kompleks Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Rabu, 14 Agustus 2019. "Kami kedatangan DAMRI terkait rencana pembukaan trayek Cimahi-BIJB dan sebaliknya. Sedang disiapkan sarana prasarananya," ujarnya.

Jajaran DAMRI beraudiensi langsung dengan Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna menyampaikan hal tersebut. "Wali kota sangat terbuka akan hal ini dan Cimahi siap menerima trayek baru tersebut," ucapnya.

Menurut Ranto, terpilihnya Kota Cimahi sebagai daerah tujuan DAMRI rute BIJB berdasarkan surat dari Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan. "DAMRI ditugaskan buka layanan angkutan ke BIJB untuk 6 rute termasuk Cimahi. Untuk Bandung dan Cirebon sudah dibuka, sedangkan daerah lain tengah persiapan juga," imbuhnya.

Cimahi dipilih untuk rute BIJB, lanjut Ranto, karena posisinya berdekatan dengan Kota Bandung. "Keberadaan rute Cimahi-BIJB bisa menopang Kota Bandung atas layanan tersebut untuk wilayah Bandung Raya. Jadi, tidak hanya untuk warga Cimahi tapi bisa juga diakses daerah sekitar," jelasnya.

Dishub Kota Cimahi mendampingi pihak DAMRI mencari lahan untuk pool keberangkatan bus rute Cimahi BIJB. Dari beberapa lokasi, salah satu yang paling representatif yaitu The Edge Apartemen di Jalan Baros. "Secara lokasi, The Edge memenuhi kebutuhan ruang parkir, kemudahan akses ke pintu Tol Baros hanya beberapa menit, hingga terdapat fasilitas kuliner untuk penumpang. Kami pun langsung menemui pimpinan The Edge dan mudah-mudahan dipersilahkan," ucapnya.

Layanan transportasi Cimahi-BIJB diharapkan sudah bisa beroperasi mulai 1 September 2019 mendatang. "Persiapan termasuk perizinan bisa berjalan simultan. Diharapkan per 1 September sudah berjalan sambil sosialisasi kepada masyarakat," katanya.

Layanan tersebut berlaku cuma-cuma sepanjang 2019. "Selama melayani tujuan Cimahi-BIJB, angkutan DAMRI gratis sampai akhir Desember 2019. Layanan ini hanya berlaku untuk masyarakat pemegang tiket keberangkatan pesawat di BIJB, tidak berlaku untuk pendamping," ungkapnya.

Rencana ini juga sudah dirapatkan bersama Dishub Jabar. Moda ini masuk kategori Angkutan jemputan dalam provinsi (AJDP). "Karena penugasan langsung dari pusat maka akan dukung program ini. Selain sisi teknis operasional, perijinan juga ditempuh. Diawali dengan proses pengajuan ijin prinsip ke Pemprov Jabar, lalu ke Dishub Kota Cimahi untuk menerbitkan rekomendasi, setelah itu memproses ijin trayek dan kartu pengawas di Pemprov Jabar," ucapnya.

Pemkot Cimahi berharap layanan ini bsia terwujud dan berjalan. Apalagi, layanan transportasi umum ke BIJB sangat dibutuhkan masyarakat. Ranto menilai, terdapat dampak positif yang bisa dimanfaatkan Kota Cimahi dari kemunculan rute tersebut.

"DAMRI merupakan moda transportasi umum rintisan, muncul peluang operator swasta dengan buka rute yang sama. Kebangkitan ekonomi dari sisi lain, misal usaha kuliner di sekitar The Edge bisa ikut maju, termasuk bisa ditempatkan pojok produk khas Cimahi," jelasnya.

Dengan potensi geliat ekonomi yang bisa muncul dengan keberadaan bus DAMRI trayek Cimahi-BIJB, lanjut Ranto, diharapkan Pemprov Jawa Barat mulai memikirkan untuk penyediaan terminal di Kota Cimahi. "Kami mendorong Pemprov Jabar membantu ketersediaan terminal di Kota Cimahi. Karena perlu menampung trayek antarkota,  minimal dibutuhkan terminal tipe B yang dikelola Pemprov Jabar sehingga transportasi umum tersebut terlayani dan tidak liar," tuturnya.***

Bagikan: