Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Cerah berawan, 31.2 ° C

Bupati Minta Rekomedasi Terkait  Rencana Pembangunan KEK Jatigede

Novianti Nurulliah
WADUK Jatigede.*/DOK PR
WADUK Jatigede.*/DOK PR

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Sumedang memaparkan rencana pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) Jatigede kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil, di Ruang Biru,  Gedung Pakuan,  Jalan Oto Iskandar dinata,  Kota Bandung,  Rabu 14 Agustus 2019 petang. Ridwan pun mendukung rencana Pemkab Sumedang dengan memberikan beberapa saran agar tujuan akhir KEK Jatigede dapat segera terwujud.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan,  pemaparan tersebut dilakukan karena pihaknya perlu rekomendasi pemerintah provinsi sebelum mengusulkannya pada Kementrian Perekonomian yang ditargetkan pada akhir tahun 2019 ini. Saat ini pihaknya tengah menyiapkan langkah jangka pendek dengan memperbaiki sejumlah fasilitas sosial dan fasilitas umum di beberapa kawasan wisata unggulan Jatigede. Selain itu, menyiapkan sejumlah destinasi baru di kawasan Jatigede dengan bekerja sama dengan salah satu BUMN.

"Banyak potensi wisata di sekeliling Jatigede dan untuk mewujudkan kawasan tersebut, secara komprehensif dan terpadu kita bentuk KEK pariwisata kerja sama dengan ITDC (Indonesia Tourism Development Center) yang sudah terbukti mewujudkan KEK Mandalika, Nusa Dua, dan Singosari. ITDC sudah  MoU dengan kami untuk mewujudkan KEK tersebut," ujar dia usai pertemuan tersebut.

Dikatakan Dony, gubernur mendukung Sumedang menjadi salah satu KEK di Jabar, namun pihaknya perlu menyiapkan rencana jangka pendek sembari berupaya mewujudkan Jatigede sebagai KEK. Gubernur meminta Sumedang untuk fokus membangun kawasan pariwisata terlebih dahulu. Pasalnya membangun KEK perlu waktu yang tidak singkat.

"Secara bertahap mulai dari sekarang membangun spot wisata Jatigede seperti Kampung Wisata Buricak Burinong, Panenjoan, Puncak Damar, Kampung Cisema. Di Cisema ada bukit kalau subuh kita bisa liat sunrise, kemudian melihat miniatur Raja Ampat kemudian di Jatigede banyak pulau-pulau di sana sekaligus bisa lihat pemandangan seperti Bromo karena disana terhampar pegunungan termasuk Ciremai itu. Seolah nyatu dengan Jatigede dan ekosistem sudah menyatu dengan pariwisatanya. Selain itu, di sana akan disiapkan homestay,  wisata air,  dan paralayang funflight, " kata dia.

Selain itu, lanjut Dony, pihaknya akan menyiapkan pariwisata di setiap pintu keluar tol Cisumdawu.  Di antaranya Smart farm Ubi Cilembu. Diharapkan keluar tol bisa menikmati kuliner Sumedang dan keindahan Sumedang.

"Short term sudah kami siapkan termasuk BUMD-nya kami sudah ada menaungi wisata ini ada Sumedang Lingga Investasi. Kemudian ITDC yang akan proses ini," ujar dia.

Untuk pembangunan destinasi wisata tersebut,  kata dia, pemkab Sumedang menyiapkan anggaran secara bertahap. Pada tahun 2020 pihaknya menyiapkan Rp 20 miliar.***

Bagikan: