Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sebagian berawan, 21.6 ° C

Ridwan Dapatkan Sensasi Setelah Mencuri Celana Dalam dan BH

Mochammad Iqbal Maulud
POLISI menunjukan barang bukti celana dalam dan BH hasil curian Ridwan.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR
POLISI menunjukan barang bukti celana dalam dan BH hasil curian Ridwan.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Ridwan Andri (24) akhirnya ditangkap pihak kepolisian setelah melakukan pencurian. Hanya saja barang yang dicurinya ini sedikit aneh, yaitu celana dalam dan BH milik penghuni kos-kosan yang berada di sepanjang Jalan Babakan Sari, Kiaracondong, Kota Bandung.

Perilaku menyimpang Andri, diakuinya telah ada sejak dia masih kecil. Bahkan sebelumnya celana dalam milik keluarga sekitarnya pun dicurinya untuk dijadikan bahan fantasi liarnya.

"Sensasinya beda saja jika menghirup wangi celana dalam, meski di toko banyak tetapi saya suka yang habis dipakai," kata Ridwan di Mapolsekta Kiaracondong, Jalan Kiaracondong, Kota Bandung pada Senin 12 Agustus 2019.

Menurut Ridwan dirinya meski akan melangsungkan pernikahan, kebiasaan buruknya tersebut sulit dihilangkan. Bahkan dia rela pergi jauh hanya untuk memuaskan hasrat anehnya tersebut. "Saya sudah puluhan kali mencuri pakaian dalam perempuan," ucapnya.

Kapolsekta Kiaracondong, Komisaris Polisi Asep Saepudin mengatakan aksi Ridwan akhirnya bisa dihentikan pada 23 Juli 2019 lalu sekira pukul 03.00 WIB dinihari. Saat Ridwan melakukan pencurian celana dalam di sebuah kos-kosan putri di Jalan Babakan Sari, Kiaracondong.

"Ridwan masuk melalui jendela kamar kos-‎kosan putri, dan mencuri celana dalam dan BH. Padahal pemilik kamar tersebut sedang tidur, hanya saja si pemilik terbangun dan meneriaki maling pada Ridwan, dan akhirnya Ridwan bisa tertangkap karena ada patroli petugas di sana," katanya.

Enggan melapor

Ridwan ini padahal warga Kecamatan Andir yang terbilang jauh dari lokasi tempat dia melakukan aksi. "Jadi sering sekali dia pergi dari rumahnya di Andir tersebut jelang subuh dan berkeliaran di Kiaracondong. Tentunya dengan niat mencuri celana dalam bahkan sekaligus barang berharga korban-korbannya," ucapnya.

Disinggung tujuan Ridwan mencuri celana dalam, menurut Asep, nantinya celana dalam tersebut akan dihirup Ridwan sambil mohon maaf 'masturbasi'. "Jadi celana dalam pemilik kamar kos-kosan di Kiaracondong sudah sering hilang, hanya saja para korbannya enggan melapor karena malu. Beruntung Ridwan akhirnya tertangkap tangan," katanya.

Akibat perbuatannya tersebut Ridwan pun dijerat pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman kurang lebih selama 7 tahun. Ridwan pun kini harus rela tinggal di penjara Polsekta Kiaracondong untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Sementara barang bukti yang diamankan adalah berupa satu buah sepeda motor Yamaha Jupiter MX Nopol D 2731 SN milik Ridwan. 1 buah ponsel Oppo, 1 buah jam tangan merk Skmel, dan 10 buah celana dalam dan BH berwarna ungu milik korban terakhir Ridwan.

Oleh karena itu Asep berharap warga Kiaracondong untuk terus melaporkan hal-hal yang mencurigakan di kediamannya. Selain itu anggota kring serse dari Polsekta Kiaracondong akan tetap lakukan patroli di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Kos-kosan pun diharapkan dikunci dengan baik, agar tak ada orang asing yang bisa masuk sembarangan. Bisa saja kan ada orang yang berniat tidak baik masuk ke kos-kosan seperti Ridwan ini," ucapnya.***

Bagikan: