Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Rem Motor Blong, Bapak dan Anak Tewas, Ibunya Luka Berat

Tim Pikiran Rakyat
MOTOR yang dikendarai korban diduga mengalami rem blong.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA
MOTOR yang dikendarai korban diduga mengalami rem blong.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA

SOREANG, (PR).- Kecelakaan lalu lintas di jalur alternatif Jalan Kamojang, persisnya di turunan Kampung Patrol Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Sabtu 10 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 WIB kembali telan korban jiwa. 

Pengendara roda dua jenis matik dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal lalu lintas tersebut. Seorang lagi, masih penumpang roda dua yang berboncengan dengan korban meninggal dunia itu, kini kondisinya kritis dan tak sadarkan diri. 
 
Kedua korban yang dikabarkan meninggal dunia itu, yakni  pengendara sepeda motor Asep Saripudin (53) dan anaknya yang masih balita atas nama Aulia (2). Asep meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Majalaya, saat ditangani tim medis. Sedangkan Aulia meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat akibat benturan. Sedangkan Hanifah, ibu kandung korban Aulia, kondisinya kritis karena mengalami luka berat. 

Para pengendara yang mengalami kecelakaan lalu lintas yang diduga akibat rem blong itu diketahui warga Jalan Babakan Ciparay RT 03/RW 12 Desa Kopo Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung. 

Peristiwa laka lantas yang sering terjadi di turunan Jalan Kamojang itu, menjadi perhatian warga sekitar. Pasalnya, para korban yang mengendarai sepeda motor matik dan  mengalami rem blong, berada di lembah dengan kondisi tubuh mengalami luka berat. Begitu juga dengan kondisi motornya mengalami rusak berat. 

Tak sadarkan diri

Tatang Supriatna, warga setempat yang merupakan Anggota Satpol PP Kecamatan Ibun mengatakan, dua korban meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat itu, diduga mengalami kecelakaan tunggal di turunan Jalan Kamojang, persisnya di sekitar SDN Patrol. Pengendara roda dua yang berboncengan tiga orang itu melaju dari arah Garut tujuan Ibun-Majalaya. 

"Mengetahui kejadian tersebut, warga setempat dibantu jajaran Polsek Ibun dan pihak lainnya langsung menangani para korban. Para korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Majalaya," kata Tatang kepada galamedianews.com di Ibun, Sabtu malam. 

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Ibun H. Candra Sopiana mendapatkan kabar sesaat setelah kejadian pada Sabtu sore, korban jiwa satu orang atas nama Aulia. "Sebelumnya, saya dapat informasi pada Sabtu sore tadi, korban laka lantas itu tiga orang, satu orang meninggal dunia dan dua orang luka berat dengan kondisi tak sadarkan diri," katanya. 

Candra mengatakan, korban laka lantas atas nama Hanifah yang dikabarkan tak sadarkan diri, mengalami luka berat di kepala dan wajah akibat benturan setelah rem motor yang dikendarainya mengalami rem blong. 

"Pasien belum bisa ditanya karena dalam keadaan enggak sadar. Menurut keterangan warga, korban mengendarai sepeda motor matik melaju dari arah atas (Garut) mau ke bawah (tujuan Ibun).  Kecelakaannya di depan Impress Patrol," kata Candra kepada wartawan Galamedia, Engkos KOsasih.***

Bagikan: