Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

Polres Cimahi Ringkus Komplotan Rampok yang Menggasak Emas Seberat 1,5 Kilogram

Ririn Nur Febriani
null
null

CIMAHI, (PR).- Jajaran Satreskrim meringkus komplotan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat). Pelaku menggondol emas seberat 1,5 kg milik korban hingga merugi ratusan juta rupiah.

Pelaku yang diamankan yaitu HH alias Debo dan NYS . Dua pelaku lain yaitu CPS alias Odik dan ADSM alias Pedro masih dalam pengejaran dan dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, komplotan pencuri ditengarai kerap melancarkan aksinya di wilayah hukum Polres Cimahi. Terakhir, mereka melancarkan aksinya di Jalan Sindang Sari Kelurahan Melong, Kota Cimahi pada Sabtu, 15 Juni 2019 pukul 04.15 dini hari. “Telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan kelompok berisi 4 orang dengan sasaran perhiasan emas," ujarnya.

Modusnya para pelaku yaitu masuk ke dalam rumah korban pada malam hari. "Malam hari saat korban lengah masuk ke rumah kemudian mengambil barang berharga termasuk emas milik korban," katanya.

Pihaknya mengamankan barang bukti berupa sarana yang dipakai aksi kejahatan dan beberapa barang hasil kejahatan. Diantaranya 2 buah kendaraan roda dua merk Yamaha Nmax dan Mio, 1 buah helm half face warna merah, 1 buah jam tangan merk Raddo, 1 buah kaos panjang warna putih dan 1 celana berwarna biru gelap.

"Diperkirakan korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 700 juta. Selain emas sebanyak 1,5 kg, pelaku juga mengambil 1 unit jam tangan merk Raddo, 3 unit handphone, 1 unit kunci dan STNK mobil Nissan Elgrand, 1 unit kunci dan STNK mobil HRV yang berada di dalam rumah. Saat ini perhiasan emas tengah ditelusuri karena diduga sudah dijual,” paparnya.

Menurut Rusdy, tersangka NYS dan Pedro yang masih dalam perburuan merupakan sepasang kekasih. "Pedro merupakan otak dari komplotan tersebut, sedangkan NYS turut berperan menampung barang kejahatan dan diduga ikut memasakannya," ungkapnya.

Pedro juga merupakan residivis beberapa kasus pidana di wilayah Bandung-Cimahi dan sekitarnya. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara. Serta Pasal 480 KUHPidana yang bertindak sebagai penadah dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Hingga saat ini, Polres Cimahi tengah berupaya mengembangkan kasus tersebut. "Penyidik masih berupaya mengembangkan kasus tersebut, Kemungkinan ada pelaku-pelaku lain ataupun barang bukti-batang bukti lainnya,” tuturnya.

Kepada petugas, NYS mengatakan menjalin hubungan dengan Pedro sejak 7 bulan lalu. "Sudah 7 bulan pacaran. Saya dikasih jam tangan, enggak tahu kalau itu barang curian. Saya juga enggak tahu emasnya dijual kemana," tandasnya.***

Bagikan: