Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Cerah berawan, 29.9 ° C

Sebanyak  53 Saluran Limbah Cair Pabrik Ditutup Satgas Citarum Harum

Tim Pikiran Rakyat
SUASANA penutupan saluran limbah pabrik oleh Satgas Citarum Harum, Rabu 7 Agustus 2019.*/ ENGKOS KOSASIH/galamedianews
SUASANA penutupan saluran limbah pabrik oleh Satgas Citarum Harum, Rabu 7 Agustus 2019.*/ ENGKOS KOSASIH/galamedianews

MAJALAYA, (PR).-  Sampai Rabu 7 Agustus 2019,  Satgas Citarum Harum sudah melaksanakan lokalisasi (penutupan) saluran limbah cair di 53 pabrik di wilayah Sektor 4/Majalaya.

Dari jumlah tersebut termasuk di dalamnya penutupan  saluran limbah yang dilakukan jajaran TNI dari Sektor 4 Satuan Tugas  (Satgas) Citarum Harum di dua pabrik tekstil dan pencelupan di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, pada  Rabu 7 Agustus 2019 siang hingga sore.

Penutupan saluran pembuangan limbah cair itu, pertama dilaksanakan di  tekstil dan pencelupan PT Serayu Jaya Jalan Raya Laswi Desa Padaulun Kecamatan Majalaya, dan kedua di PT Gajah Mada Jalan Balekambang Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya.

Beberapa hari sebelumnya, Satgas Citarum Harum melaksanakan pengecoran saluran pembuangan limbah cair (outlet) di kawasan pabrik pencelupan PT  Sinar Baru Maju Jaya (SBMJ) di Jalan Raya Rancajigang Desa Padamulya dan CV Piramid Jaya di Jalan Raya Laswi Desa Padamulya.

Penutupan saluran limbah cair di PT Serayu Jaya dan PTGajah Mada itu dimulai sekitar pukul 14.30 WIB sampai sore. Namun satu perusahaan lagi, yakni pabrik PT Indo Buana Makmur (IBM) Textil, di Jalan Balekambang Desa Sukamaju, yang semula akan dilakukan penutupan saluran limbahnya sementara ditunda karena masih dilakukan uji sample limbah.

Satgas Citarum Harum sudah beberapa kali mengambil sample limbah cair yang  dibuang PT IBM dan menunjukkan parameter  chemical oksigen demand (COD) 600. Jika Kamis  8 Agustus 2019 besok, parameter COD-nya masih tetap menunjukkan angka yang sama, Satgas Citarum Harum akan melakukan penutupan saluran pembuangan limbah cair tersebut.

Berdasarkan laporan Engkos Kosasih, wartawan galamedianeww.com, di dua lokasi pabrik yang ditutup saluran limbahnya, Satgas Citarum Harum melakukan lokalisasi dengan cara menutup dua saluran pipa dengan cara dilem, serta ada juga yang dicor menggunakan material pasir, batu dan semen.

Penutupan saluran limbah cair dua pabrik itu langsung dipimpin Komandan Sektor 4 Satgas Citarum Kolonel Inf Kustomo dan disaksikan jajaran Muspika Majalaya, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan aparat desa setempat. Pihak perusahaan pun menyaksikan langsung penutupan saluran limbah cair tersebut. Penutupan saluran limbah cair itu karena pihak perusahaan membuang limbah cair di atas baku mutu/standar.

Komandan Sektor 4 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Kustomo menegaskan, penutupan saluran pembuangan limbah di PT Serayu Jaya karena berdasarkan hasil uji laboratorium dengan menggunakan alat bantu hach (reaktor) memperlihatkan  COD 554, total suspended solid (TSS) 100, dan pH 80. Begitu juga di PT. Gajah Mada, COD-nya lebih dari 250.

Sebelum melakukan lokalisasi saluran pembuangan limbah, kata Kustomo, pihaknya melaksanakan pengecekan kondisi instalasi pengolahan limbah dan pengecekan baku mutu limbah.

"Penutupan saluran limbah cair itu, setelah sebelumnya jajaran Satgas Citarum Harum pada 5 Agustus 2019 pukul 23.29 WIB melaksanakan patroli di sekitar Sungai Cipadaulun Desa Padaulun. Dalam kegiatan patroli tersebut, Satgas menemukan limbah berwarna coklat kehijauan yang dikeluarkan melalui lubang outlet PT Serayu Jaya yang sengaja dibuang melalui Sungai Cipadaulun yang bermuara ke Sungai Citarum," ungkap Kustomo kepada wartawan di sela-sela lokalisir saluran limbah pabrik.

Kustomo pun memberikan kesempatan kepada dua pabrik yang dilokalisasi saluran limbahnya untuk memperbaiki IPAL. Satgas Citarum Harum pun terus memantau outlet saluran pembuangan limbah di PT IBM Textil. Jika pembuangan limbahnya di atas baku mutu akan dilakukan lokalisasi.

Perwakilan PT Serayu Jaya Taufik mengatakan, adanya pembuangan limbah cair di atas baku mutu itu, karena mengalami kebocoran dari bak proses sedimentasi pengolahan air bersih. "Air lumpurnya dibuang langsung ke saluran," katanya.

Setelah ada intruksi dari Dansektor Satgas Citarum Harum, kata Taufik, instalasi blowdown proses pengolahan sedimentasi air bersih akan diperbaiki secepatnya. 

"Mohon maaf karena ketidakpahaman operator IPAL," katanya. 

Sama halnya yang dikatakan pemilik pabrik PT. Gajah Mada Hartono. Ia menyatakan, pihak perusahaan siap memperbaiki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). "Perusahan siap memperbaiki IPAL-nya," katanya. ***

Bagikan: