Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 29.2 ° C

Konsumsi Wisata Belanja Jadi Penyumbang PDRB Kota Bandung

Muhammad Fikry Mauludy
ALUN-alun Bandung.*/ANTARA
ALUN-alun Bandung.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Pertumbuhan pariwisata di Kota Bandung umumnya didorong oleh tingkat konsumsi belanja yang cukup tinggi. Capaian Produk Domestik Regional Bruto Kota Bandung yang disumbang dari sektor pariwisata bisa disebut lebih tinggi dibanding kota lainnya.

“Pengeluaran konsumsi pada sektor wisata belanja, menjadi salah satu penyumbang yang cukup signifikan dari total PDRB Kota Bandung,” ujar Anggota Fraksi Partai NasDem yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bandung, Uung Tanuwidjaja, seusai pelantikan anggota DPRD Kota Bandung periode 2019-2024, Senin, 5 Agustus 2019.

Sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, kata dia, Kota Bandung memiliki peranan penting tidak hanya sebagai pusat pemerintahan provinsi, tetapi juga sebagai pusat perdagangan dan jasa. Secara geografis, posisinya yang strategis menjadi salah satu destinasi tujuan wisata untuk mengisi akhir pekan bagi masyarakat dari wilayah di sekitarnya.

Wisatawan, kata Uung, khususnya dari kawasan Jabodetabek sudah terbiasa mengisi akhir pekan di Kota Bandung meski hanya sekadar belanja, atau sekadar jalan-jalan mencari makanan atau wisata kuliner.

Mantan Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung periode lalu itu menambahkan, capaian tinggi dari sektor pariwisata itu terjadi saat kunjungan wisata ke Kota Bandung belum terdampak pemindahan sejumlah penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, ke Kertajati, Kabupaten Majalengka. Kontribusi sektor pariwisata bagi pendapatan asli daerah Kota Bandung itu diperoleh saat penerbangan Bandara Husein masih melayani rute domestik antarwilayah secara penuh.

Meski begitu, kata dia, rencana beroperasinya Kereta Api Cepat Indonesia Cina (KCIC) pada 2021 bisa menumbuhkan harapan baru agar perjalanan wisatawan akan semakin cepat dan efisien. Selain itu, KCIC yang disambung dengan pembangunan LRT menuju pusat kota Bandung diharapkan mampu mempermudah akses masuknya investasi menuju Kota Bandung. 

“Layaknya yang terjadi di beberapa kota dunia, setelah beroperasinya kereta api cepat serta beroperasinya moda transportasi lainnya, memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan perekonomian kota,” tuturnya.

Tantangan

Akan tetapi, di balik potensi yang besar itu terdapat tantangan yang mesti diantisipasi oleh Pemerintah Kota Bandung. Konektivitas yang hadir mempermudah perjalanan antarkota bisa memicu warga Kota Bandung dan sekitarnya untuk memilih liburan ke kota tujuan lain.

Sementara itu, mantan anggota Komisi B DPRD Kota Bandung 2014-2019, yang juga kembali terpilih periode ini, Yudi Cahyadi, menyoroti hal serupa. Ia menjelaskan, suatu daerah mampu berkembang menjadi sebuah destinasi wisata karena dipicu keunggulan daerah tersebut. Diperlukan objek wisata yang menarik masyarakat, fasilitas dan atraksi, lokasi geografis, jalur transportasi, stabilitas politik dan lingkungan yang sehat, serta inovasi yang berkelanjutan. Taman tematik, kata dia, menjadi salah satu objek wisata andalan Kota Bandung. 

“Tidak dapat dipungkiri bahwa destinasi wisata tersebut menjadi objek wisata tujuan utama para wisatawan dari luar daerah menuju pusat kota Bandung,” kata anggota Fraksi PKS itu.

Walau demikian, ia berharap Kota Bandung dapat mengembangkan pariwisata jenis lain, dengan melakukan perbaikan infrastruktur, pembangunan fasilitas pendukung, promosi kebudayaan lokal yang dikemas dengan semenarik mungkin. Variasi berbagai kebudayaan dari budaya modern bisa dipadukan dengan budaya tradisional. Tidak lupa, perlu disiapkan pola perilaku masyarakat untuk menjaga komunikasi yang baik kepada wisatawan.

“Pengembangan tata kota yang baik, diiringi dengan ketersediaan fasilitas transportasi, pengembangan wisata belanja dan penyelenggaraan wisata tahunan tematik, akan mampu menangkap potensi pariwisata yang ada di Kota Bandung,” ujar Yudi, yang setelah pelantikan anggota dewan terpilih ini dipercaya sebagai Ketua Sementara DPRD Kota Bandung.***

Bagikan: