Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 27.9 ° C

Sejumlah Elemen Pendukung Bandung Timur Bakal Gelar Unjuk Rasa

Tim Pikiran Rakyat
PARA pegiat Komite Independent Pengawasan Pembangunan dan Percepatan Pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KIP4KBT) berencana untuk melaksanakan aksi.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA
PARA pegiat Komite Independent Pengawasan Pembangunan dan Percepatan Pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KIP4KBT) berencana untuk melaksanakan aksi.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA

SOREANG, (PR).- Para pegiat Komite Independent Pengawasan Pembangunan dan Percepatan Pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KIP4KBT) berencana untuk melaksanakan aksi atau gerakan untuk menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung dalam waktu dekat ini. 

Rencana aksi untuk menyampaikan pendapat di muka umum itu mulai dibahas di Sekretariat KP4KBT di Kampung Radug Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Minggu 4 Agustus 2019. 

Dalam pembahasan rencana aksi unjuk rasa yang belum ditentukan waktunya itu, turut dihadiri sejumlah perwakilan dari berbagai LSM, OKP, Ormas maupun politisi partai politik dan tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan di wilayah timur Kabupaten Bandung. Perwakilan Paguyuban Bandung Selatan turut hadir dan siap mendukung KBT dan menurunkan massa sebanyak. 

Ketua Umum KPI4KBT Alam S Natapura mengatakan, rencana aksi para pegiat KIP4KBT ini untuk menindaklanjuti surat yang dilayangkan ke jajaran Pemkab Bandung. 

"Kami berharap dengan adanya rencana aksi KIP4KBT ini, ada respon positif dari jajaran Pemkab. Bandung. Mengingat kunci percepatan pembentukan KBT, kuncinya ada di Bupati Bandung," kata Alam di sela-sela musyawarah persiapan aksi unjuk rasa. 

Alam mengatakan, dalam rencana aksi unjuk rasa itu, KIP4KBT mendesak Pemkab. Bandung untuk segera membentuk panitia persiapan percepatan pemekaran KBT. "Dengan adanya pembentukan panitia persiapan itu, sebagai bentuk adanya respon dan perhatian dari Pemkab. Bandung," ujarnya kepada wartawan Galamedia, Engkos Kosasih.

Panitia khusus

Ia mengatakan, Pemkab. Bandung tidak lagi berbicara moratorium, sehingga pemekaran KBT jangan dihambat. "Yang penting panitia persiapan percepatan pembentukan KBT dibentuk oleh Pemkab. Bandung, di saat kran  moratorium pembentukan calon daerah otonomi baru dicabut, langsung bekerja. Kita saat ini kerja normatif saja, untuk mempersiapkan percepatan pembentukan KBT," ucap Alam.

Ia juga mendorong para calon anggota DPRD Kabupaten Banung terpilih yang dalam waktu dekat ini akan dilantik, untuk membentuk panitia khusus pembentukan KBT. "Kami berharap, para dewan yang nantinya akan dilantik untuk membentuk panitia khusus dan konsen pada KBT," tuturnya.

Lebih lanjut Alam mengatakan, setelah aksi unjuk rasa ke Pemkab. Bandung dilaksanakan, akan dilanjutkan ke Provinsi Jabar dan Pusat. 

"Dengan harapan, pembentukan KBT benar-benar bisa segera terealisasi. Kami juga merasa yakin, KBT akan terbentuk untuk meningkatkan pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Bandung," tambahnya.

Jelang menghadapi persiapan aksi unjuk rasa tersebut, imbuh Alam, pihaknya sedang mempersiapkan massa. Yaitu antara ratusan sampai ribuan orang. "Soalnya, sudah banyak warga yang menyatakan kesiapannya untuk mengikuti aksi unjuk rasa. Para pengunjuk rasa yang akan dipersiapkan itu, umumnya masyarakat di wilayah timur Kabupaten Bandung," katanya.

Ia pun merasa yakin, pembentukan KBT akan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di wilayah timur Kabupaten Bandung. Mengingat sumber pendapatan asli daerah (PAD) asal wilayah timur Kabupaten Bandung mencapai puluhan miliar rupiah hingga ratusan miliar rupiah. 

"Kami juga merasa bangga, di wilayah timur ada sumber PAD yang berasal dari sumber panas bumi terbesar di Jawa Barat. Itu akan menjadi aset dan sumber pendapatan bagi wilayah untuk meningkatkan pembangunan," ungkapnya.***

Bagikan: