Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Cerah berawan, 29.1 ° C

Ada Cacing Dalam Hati, Sapi Kurban Tetap Sah

Kodar Solihat
DIREKTORAT Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syamsul Maarif, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Barat,, Koesmayadie TP,  memberikan informasi kepada publik terhadap ciri-ciri ternak kurban yang memenuhi syarat, di Dago Car Free Day, Bandung, Minggu 4 Agustus 2019.*/KODAR SOLIHAT/PR
DIREKTORAT Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syamsul Maarif, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Barat,, Koesmayadie TP, memberikan informasi kepada publik terhadap ciri-ciri ternak kurban yang memenuhi syarat, di Dago Car Free Day, Bandung, Minggu 4 Agustus 2019.*/KODAR SOLIHAT/PR

BANDUNG, (PR).- Menjelang hari raya Iduladha 1440H/2019 yang sudah dekat, penjualan hewan kurban mulai banyak. Namun masyarakat kembali diingatkan, agar tetap jeli dan dapat mengenali ciri-ciri hewan untuk kurban, baik sapi, domba, dan kambing, yang sesuai persyaratan agama Islam yang halal dan sehat.

Terkait kepentingan tersebut, pihak Kementerian Pertanian serta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan informasi ciri-ciri ternak kurban yang memenuhi syarat, serta penanganan daging kurban. 

Sosialisasi dilakukan  Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syamsul Maarif, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Barat, Koesmayadie TP, serta ahli kesehatan masyarakat veteriner (kesmavet) dokter hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB), Denny W Lukman, di Dago Car Fee Day, Bandung, Minggu 4 Agustus 2019.

Sosialisasi dilakukan, agar masyarakat yang akan membeli ternak kurban, dapat memperoleh ternak yang sesuai syariat Islam. Soalnya, Islam sangat memperhatikan kesehatan dan kualitas, sehingga kurban menjadi berkah.

Syamsul Maarif menyebutkan, masyarakat yang ingin membeli hewan kurban, agar memperhatikan kesehatan hewan.Ia juga mengingatkan, agar masyarakat dapat menghindari membeli ternak-ternak yang sakit. Ciri-cirinya, lemah, tak bereaksi, tak suka makan, serta cairan keluar dari mata atau hidung

Denny W Lukman menyarankan agar masyarakat yang akan berkurban, mengutamakan membeli ternak kurban yang sudah ada pengenal kalung bertanda “sehat”. Sebab, sudah diperiksa oleh pihak berwenang, yaitu Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat.

Menurut Denny W Lukman, jika ditemukan cacing pada hati ternak kurban sapi, cukup dibuang saja satu bagian hati itu. Kondisi ini sebenarnya tak bermasalah, karena ternak sapinya tetap sah digunakan untuk kurban. 

“Namun hanya dagingnya yang dapat dibagikan. Ini lebih kepada persoalan etis saja,  asal jangan ada daging kurban yang ada cacingnya kemudian dibagikan,” ujarnya.

Untuk penyimpanan daging kurban, disebutkan, secara teknis dapat disimpan lama sampai tiga bulan dalam freezer, namun jika disimpan dalam kulkas maksimal dua hari. Dalam rentang hari penyimpanan itu, kualitas daging masih tetap bagus dan kesehatannya baik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Barat, Koesmayadie TP, memberikan informasi, dimana ciri-ciri secara fisik hewan-hewan kurban, baik sapi, domba, maupun kambing yang sehat. Ciri-ciri tersebut, 1. bulunya dalam kondisi tak merinding,  2. mata berbinar-binar, 3. hidung bersih, 4. mulut tak sariawan, 5. tak cacat, 6. tanduk tak dipotong. 7. harus gemuk dan sehat.***
 

Bagikan: