Pikiran Rakyat
USD Jual 13.984,00 Beli 14.082,00 | Umumnya cerah, 21.1 ° C

Masyarakat Tetap Dilarang Dekati Kawah Ratu Tangkubanparahu

Siska Nirmala
LANSKAP Kawah Ratu pascaerupsi Gunung Tangkuban Parahu, di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu, 28 Juli 2019. Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu PVMBG mecatat pada Minggu pagi (28/7) amplitudo getaran berkisar di angka 0,5 mm dibandingkan saat erupsi pada Jumat, 26 Juli 2019 yang mencapai lebih dari 50 mm.*/ANTARA
LANSKAP Kawah Ratu pascaerupsi Gunung Tangkuban Parahu, di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu, 28 Juli 2019. Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu PVMBG mecatat pada Minggu pagi (28/7) amplitudo getaran berkisar di angka 0,5 mm dibandingkan saat erupsi pada Jumat, 26 Juli 2019 yang mencapai lebih dari 50 mm.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan status aktivitas Gunung Tangkuban Parahu pada Senin, 29 Juli 2019, pukul 08.30 WIB normal. Namun masyarakat, seperti wisatawan, pendaki, dan pedagang tetap dilarang mendekati Kawah Ratu gunung itu.

"Hasil pemantauan pada tanggal 29 Juli 2019, pukul 08.30 WIB, status Gunung Tangkuban Parahu level 1, normal," kata Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Jabar Budi Budiman Wahyu di Bandung, Senin, 29 Juli 2019, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Ia mengatakan, hasil pemantauan melalui seismograf, masih terjadi tremor secara terus-menerus di gunung yang wilayahnya meliputi Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang  itu, dengan 0,5 sampai dengan empat amplitudo namun dominasinya satu amplitudo. 

"Tapi masyarakat di sekitar, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata diminta tidak mendekat ke puncak Gunung Tangkuban Parahu pada radius 500 meter dari bibir Kawah Ratu," ujar dia.

ATAP warung di sekitar Kawah Ratu, Sabtu 27 Juli 201,9 tertutup abu vulkanik letusan freatik Gunung Tangkubanparahu, Subang.*/ANTARA

Budi mengatakan bahwa status Gunung Tangkuban Parahu yang identik dengan legenda Sangkuriang itu pada Minggu, 28 Juli 2019 malam juga dinyatakan sudah normal. 

BPBD Jabar menyatakan hal tersebut berdasarkan hasil pemantauan petugas di Pos Pantau Gunung Tangkuban Parahu pada Minggu, 28 Juli 2019, pukul 19.45 WIB.

"Untuk hasil pemantauan tanggal 28 Juli 2019 pukul 19.45 WIB status Gunung Tangkuban Parahu dalam keadaan normal," kata dia.

Meski begitu, pihaknya bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat serta BPBD Kabupaten Subang tetap melaksanakan piket siaga darurat erupsi Gunung Tangkuban Parahu di Kabupaten Bandung Barat pascaerupsi gunung tersebut pada Jumat, 26 Juli 2019 sore.

"Kami juga akan terus berkoordinasi dengan Pos Pemantau Gunung Tangkuban Parahu PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) Badan Geologi sampai dengan waktu yang akan ditentukan lebih lanjut oleh komandan lapangan, berdasarkan hasil evaluasi lapangan setiap harinya," kata dia.***

Bagikan: