Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Umumnya cerah, 32.4 ° C

Rumah Sakit Metro Majalaya Mampu Menampung 300 Pasien

Tim Pikiran Rakyat
SUASANA konsultasi publik penyusunan studi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) rencana pembangunan rumah sakit umum type C "Metro Majalaya", di Aula Desa Padamulya, Rabu 24 Juli 2019. */ ENGKOS KOSASIH/ GM
SUASANA konsultasi publik penyusunan studi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) rencana pembangunan rumah sakit umum type C "Metro Majalaya", di Aula Desa Padamulya, Rabu 24 Juli 2019. */ ENGKOS KOSASIH/ GM

MAJALAYA, (PR).- Masyarakat Majalaya Kabupaten Bandung dan sekitarnya tak lama lagi akan mendapatkan pelayanan kesehatan lebih dekat. Pasalnya, Rumah Sakit Umum Metro Hospital akan segera bediri di Jalan Raya Laswi Desa Padamulya Kecamatan Majalaya.

Hal itu terungkap dalam konsultasi publik penyusunan studi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) rencana pembangunan rumah sakit umum type C "Metro Majalaya", di Aula Desa Padamulya, Rabu 24 Juli 2019.

Dalam konsultasi publik itu turut hadir pemrakarsa PT Semesta Akasa Jayaraya Bambang, Ketua Tim Konsultasi Penyusunan Amdal dari PT. Karya Mandiri Environment J. Yanto, S.Si., MIL, perwakilan pemerintah Kecamatan Majalaya dan Desa Padamulya. Perwakilan masyarakat yang rumahnya dekat area pembangunan rumah sakit tersebut turut hadir. Mereka pun terlibat tanya jawab dalam konsultasi publik penyusunan amdal tersebut.

Ketua Tim Konsultasi Penyusunan Amdal dari PT. Karya Mandiri Environment J. Yanto, mengatakan, pada tahap awal perencanaan pembangunan rumah sakit umum itu berlantai  4, dan basement.

"Daya tampung 119 kamar dan 300 bed, (300 pasien)," kata Yanto seperti dilaporkan Engkos Kosasih, wartawan Galamedia.

Yanto mengatakan, dalam penyusunan amdal pihaknya membutuhkan masukan dari masyarakat. Di sisi lain masyarakat sekitar pun bisa berkontribusi sebagai tenaga kerja.

Ketua tim ini pun menyatakan, pihaknya menerima saran  dan masukan untuk membuat dokumen rencana acuan dalam penyusunan amdal. "Untuk dibuatkan sebuah dokumen. Dilanjutkan, dengan penelitian penyusunan amdal. Masyarakat bisa membantu kami supaya lebih fokus, dalam melaksanakan kajian tak terlewatkan. Ditakutkan bising atau debu dalam pengerjaan pembangunan. Penyusunan amdal ini sudah lengkap, baru keluar izin lingkungan," paparnya.

Terkait dengan operasional rumah sakit, ia mengungkapkan tidak akan menggunakan banyak air, dan jauh lebih sedikit dari pabrik. Penggunaan air dari PDAM dan pembangunan sumur hanya untuk cadangan.

Dikatakannya, dengan adanya rumah sakit tersebut, penderita penyakit dalam yang harus dibedah bisa ditangani di rumah sakit tersebut dan tak perlu ke RSHS Bandung. 

Pemrakarsa PT Semesta Akasa Jayaraya Bambang mengatakan, pihaknya  berencana melaksanakan pembangunan rumah sakit umum klasifikasi tipe C.

"Rumah sakit satu tingkat dari puskesmas ini bisa melayani BPJS," kata Bambang.

Menurutnya, pembangunan rumah sakit ini direncanakan 10 lantai, namun tahap pertama 4 lantai dan basement.

Kepala Desa Padamulya Koko Kurnia mengharapkan pembangunan rumah sakit lancar dan memerhatikan masyarakat serta lingkungan terdekat.***

Bagikan: