Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 23 ° C

Manfaatkan Wi-Fi Gratis di Cimahi dengan Bijak, Pengurus RW Dituntut Tidak Gaptek

Ririn Nur Febriani
PENGURUS RW di Cimahi mengikuti pelatihan IT kreatif di Cimahi Technopark, Jalan Baros, Selasa 23 Juli 2019.*/RIRIN NF
PENGURUS RW di Cimahi mengikuti pelatihan IT kreatif di Cimahi Technopark, Jalan Baros, Selasa 23 Juli 2019.*/RIRIN NF

CIMAHI, (PR).- Keberadaan Wi-Fi gratis hendaknya dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Layanan itu harus berdampak terhadap pelayanan publik.

Hal tersebut diungkapkan Sekda Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan saat membuka Pelatihan IT Kreatif bagi para ketua RW, di Cimahi Technopark, Jalan Baros, Cimahi, Selasa 23 Juli 2019. Kegiatan tersebut diikuti 100 perwakilan RW se-Cimahi dengan menghadirkan pemateri dari Telkom dan Jabar Saber Hoaks Pemprov Jabar.

"Tuntutan zaman, Informasi dan teknologi menjadi kebutuhan mendasar pelayanan RW di kewilayahan. Perangkat Wi-Fi sudah difasilitasi pemerintah, harus bisa dimanfaatkan dengan baik. Maka, ketika lebih paham mengenai IT, RW bisa melakukan pengawasan kepada masyarakat yang memanfaatkan keberadaan Wi-Fi gratis tersebut," ujarnya.

Menurut Dikdik, pelatihan digelar agar RW bisa manfaatkan IT untuk berkoordinasi terkait pelayanan dengan Pemkot Cimahi.

"Kami rasakan ada dampak positif terhadap pelayanan publik. Hal ini indikasi agar kami konsisten," ucapnya.

Apalagi, pembagian ponsel gratis dari Gubernur Jabar bakal lebih menunjang kinerja jajaran pengurus RW. "Untuk pembagian HP oleh gubernur, saya kira bagus, terlebih di Cimahi sudah ada layanan Wi-Fi gratis. Tentunya para RW bisa lebih memanfaatkan hal tersebut untuk pelayanan," ujarnya.

Meski demikian, keberadaan inftrastruktur IT juga mengandung konsekuensi. "Harus paham soal konsekuensi juga. Dengan adanya fasilitas Wi-Fi, banyak anak kecil dan pemuda berkumpul di titik hotspot internet untuk bermain gim. Ada juga soal konten pornografi, penyebaran paham radikal, penyebaran hoaks, dan lainnya, jajaran RW harus paham. Dengan meningkatnya pemahaman, pengurus RW bisa melakukan pengawasan terhdap masyarakat," tuturnya.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan Cimahi Harjono mengatakan, pelatihan IT bagi Ketua RW menjadi bagian dari evaluasi keberadaan program Wi-Fi gratis.

"Selama setahun kurang ini, banyak dinamika yang muncul dari keberadaan Wi-Fi gratis. Dengan berbagai dinamika, lewat pelatihan ini nanti bisa dipecahkan bersama agar jajaran RW sepemahaman dalam solusinya," ucapnya.

Depi Agung Setiawan selaku Admin officer Jabar Saber Hoaks mengatakan, dengan keterbukaan informasi, akses terhadap internet sulit dibendung. "Tapi perlu batasan atau filter agar masyarakat tidak kebablasan," ujarnya.***

Bagikan: