Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 18.2 ° C

Polisi Gerebek Taman Ganja di Kota Bandung

Mochammad Iqbal Maulud
KAPOLRESTABES Bandung Komisaris Besar Polisi Irman Sugema didampingi Kasat Narkoba Ajun Komisaris Besar Polisi Irfan Nurmansyah saat konferensi pers di ruang sempit di Jalan Rancasawo, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung pada Sabtu 20 Juli 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR
KAPOLRESTABES Bandung Komisaris Besar Polisi Irman Sugema didampingi Kasat Narkoba Ajun Komisaris Besar Polisi Irfan Nurmansyah saat konferensi pers di ruang sempit di Jalan Rancasawo, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung pada Sabtu 20 Juli 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Satres Narkoba Polrestabes Bandung grebek sebuah lahan yang ditanami ganja. Taman ganja tersebut berada di sebuah reruntuhan bangunan milik pribadi, di sebuah gang kecil di Jalan Rancasawo, Kelurahan Margasari, Kecamata‎n Buahbatu, Kota Bandung.

Di taman seluas 24 meter persegi tersebut, ditemukan sebanyak 32 pot ganja yang siap digunakan dan diedarkan di sekitar Bandung Raya.

Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Polisi Irman Sugema membenarkan adanya temuan tersebut. Menurut Irman, penanaman ganja ini baru diketahui setelah Satres Narkoba Polrestabes Bandung menangkap seorang pengguna sekaligus pengedar dengan inisial YG (35).

"Mulanya sekira pukul 16.00 WIB pada Jumat 19 Juli 2019, kami menangkap YG di Jalan Cipagalo Girang. Dari situ, kita mendapatkan banyak barang bukti. YG ditangkap berdasarkan laporan warga yang menduga YG sering mengedarkan narkoba," kata Irman didampingi Kasat Narkoba Ajun Komisaris Besar Polisi, Irfan Nurmansyah, ketika ditemui di lokasi, Sabtu 20 Juli 2019 siang. 

Saat menangkap YG, polisi mendapatkan barang bukti 38 paket kecil sabu, 4 bungkus plastik berisi ganja penuh dengan biji, dan 1 paket ganja seberat 1 kilogram. Selain itu, didapati pula 3 pot berisi 10 batang pohon ganja yang siap untuk dipanen lalu diedarkan.

"Dari pot ganja tersebut, Satres Narkoba Polrestabes Bandung pun curiga. Lalu saat interogasi, ternyata pot ganja tersebut berasal dari seseorang berinisial RT (33). Ternyata setelah ditelusuri, benar saja RT menanam ganja di lahan miliknya yang memiliki luas sekira 24 meter persegi," ucapnya.

KAPOLRESTABES Bandung Komisaris Besar Polisi Irman Sugema didampingi Kasat Narkoba Ajun Komisaris Besar Polisi Irfan Nurmansyah saat konferensi pers di ruang sempit di Jalan Rancasawo, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung pada Sabtu 20 Juli 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

Berdalih eksperimen

Lahan tersebut berada tidak jauh dari kediaman YG . Di sana, terdapat 32 pot berisi‎ ganja tersebut berisi puluhan batang ganja.

"Menurut pengakuan tersangka RT, ganja yang ditanam ini niatnya digunakan hanya sebagai eksperimen saja," ucapnya.

Sementara itu menurut pengakuan RT, ganja yang ditanam itu rencananya akan digunakan untuk sendiri. Saat disinggung apakah ada tempat lain untuk penanaman ganja ini, RT enggan menjawab. Dia tetap menundukkan kepala.‎

Pantauan wartawan Pikiran Rakyat, ratusan batang ganja di 32 pot tersebut masih berusia muda. Berdasarkan keterangan polisi, ganja-ganja yang berada di pot di kediaman RT ini masih berusia 2 minggu.

Pihak kepolisian hingga kini terus melakukan pengembangan. Disinyalir, kedua tersangka ini memiliki jaringan khusus peredaran ganja dan sabu-sabu di sekitaran Bandung Raya.

"Kami juga berharap bisa menangkap pelaku di balik layar peredaran ganja ini," katanya.

Akibat perbuatan tersebut, kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 juncto pasal 112 ayat 2, juncto pasal 111 ayat 2 undang-undang RI tahun 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sementara sanksi pidana adalah seumur hidup dengan hukuman maksimal adalah hukuman mati.

Penghargaan

Karena tergolong kasus besar, maka Polrestabes Bandung akan memberikan penghargaan bagi para anggota yang telah mengungkap kasus ini.

"Kami akan berikan penghargaan saat apel pagi dilaksanakan. Karena itu saya mengimbau kepada warga khususnya warga Kota Bandung, apabila ada kecurigaan adanya transaksi narkoba di Kota Bandung, bisa melapor ke polsek terdekat. Atau bisa juga langsung melapor ke Satres Narkoba Polrestabes Bandung di Jalan Sukajadi," ucapnya.***

Bagikan: