Pikiran Rakyat
USD Jual 14.075,00 Beli 14.173,00 | Sebagian cerah, 31.4 ° C

Ridwan Kamil Menjawab Tudingan Pencitraan Soal Stadion GBLA

Tim Pikiran Rakyat
STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/ANTARA
STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi pernyataan Pembina Gema Keadilan Kota Bandung yang menuding dia melakukan pencitraan terkait masalah stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api).

Dalam kolom komentar akun Instagram Radio PRFM, Ridwan Kamil menyebut bahwa mereka yang selalu punya mindset politik, akan selalu berkomentar pencitraan.

Ridwan Kamil memastikan bahwa menjelang akhir jabatannya sebagai wali kota Bandung, sudah disiapkan proses lelang Stadion GBLA yang mengarah kepada pengelolaan oleh PT Persib Bandung Bermartabat agar stadion terurus.

"Mereka yang selalu punya mindset politik politik dan politik, jika tidak punya argumen kritik yang valid, pasti akan komen segala sesuatu adalah “pencitraan”. Sungguh narasi yang membosankan. Utk GBLA, Menjelang akhir jabatan walikota, sudah disiapkan proses lelang yg dikelola Persib agar terurus," kata Ridwan Kamil, Jumat 19 Juli 2019.

STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/PRFMNEWS

Menurut dia, yang jadi permasalahan stadion GBLA kali ini adalah adanya penggantian kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung. Hal itu membuat gagasannya selama menjadi wali kota tidak berkelanjutan.

"Sekarang kadisporanya diganti dan gagasan tampaknya tidak berkelanjutan. Sejatinya, pemerintah itu adalah regulator bukan operator. Pemprov selalu terbuka dengan bentuk kerjasama apapun," ujarnya.

Pahlawan di siang bolong

Komentar Ridwan Kamil itu muncul menyikapi pernyataan Pembina Gema Keadilan Kota Bandung Andri Rusmana.

Andri mengatakan, ada dua kemungkinan kenapa Ridwan Kamil siap mengelola Stadion GBLA jika Pemkot Bandung tidak mampu mengelolanya.

Menurut Andri, alasan pertama adalah karena memang tidak paham dan tidak tahu menahu terhadap permasalahan Stadion GBLA.

"Statment Emil sangat keliru. Mana mungkin seorang Wali Kota Bandung, pada waktu itu, tidak mengetahui permasalahan stadion GBLA, ini sangat bahaya, sedangkan sekarang dia menjabat sebagai Gubernur Jabar, jangan-jangan tidak paham juga tentang permasalahan yang ada di Jabar," katanya kepada Radio PRFM, Kamis 18 Juli 2019.

Alasan kedua, bisa saja Ridwan Kamil pura-pura tidak tahu. Menurut Andri, hal itu sangat wajar karena Ridwan Kamil masih butuh pencitraan untuk mengikuti Pilpres 2024 mendatang.

"Ini bisa untuk bahan pencitraan untuk dia (Ridwan Kamil). Seolah-olah jadi pahlawan di siang bolong," ujarnya.***

Bagikan: