Pikiran Rakyat
USD Jual 14.282,00 Beli 14.184,00 | Cerah, 23.4 ° C

Imbas Rekayasa Lalu Lintas Sukajadi-Cipaganti, Sejumlah Permukiman Warga Terganggu

Siska Nirmala
PETUGAS Dinas Perhubungan memberikan arahan kepada pengendara yang mencoba memutar ke arah menuju Jalan Sukajadi bawah, Kota Bandung, Kamis, 11 Juli 2019. Pemerintah Kota Bandung bersama Polrestabes Bandung melaksana­kan rekayasa lalu lintas kawasan Sukajadi, Cipaganti, dan Setiabudi menjadi satu arah sebagai upaya untuk mengurai ke­macetan yang terjadi khususnya saat akhir pekan.*/ARIF HIDAYAH/PR
PETUGAS Dinas Perhubungan memberikan arahan kepada pengendara yang mencoba memutar ke arah menuju Jalan Sukajadi bawah, Kota Bandung, Kamis, 11 Juli 2019. Pemerintah Kota Bandung bersama Polrestabes Bandung melaksana­kan rekayasa lalu lintas kawasan Sukajadi, Cipaganti, dan Setiabudi menjadi satu arah sebagai upaya untuk mengurai ke­macetan yang terjadi khususnya saat akhir pekan.*/ARIF HIDAYAH/PR

BANDUNG, (PR).- Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Sat Lantas Polrestabes Bandung tengah melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Sukajadi dan Cipaganti kota Bandung sejak 11 Juli lalu. Uji coba rekayasa lalu lintas ini pun menuai pro kontra dari warga kota Bandung.

Imbas dari uji coba rekayasa lalu lintas ini, membuat para pengendara kendaraan bermotor, khususnya kendaraan roda dua banyak yang melintas ke permukiman warga tepatnya di Gang Damar. Karena merasa terganggu, akhirnya warga pun menutup gang tersebut untuk pengendara.

"Jadi Gang Damar yang ditutup warga ini nanti kami akan melaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi," ucap Sarce saat on air di Radio 107,5 PRFM News Channel, Senin, 15 Juli 2019 malam, seperti dilansir PRFMNews.

Selain melaporkan kepada Kasat Lantas, lanjut Sarce, pihaknya juga akan melakukan pertemuan dengan aparat kewilayahan untuk mencari solusi atas permasalahan ini.

Selain banyaknya pengendara yang melintas kawasan permukiman, persoalan lain dari uji coba rekayasa lalin ini adalah kurangnya sarana penerangan di kawasan Cipaganti.

"Kami cek di lapangan dan memang benar untuk jalan Cipaganti ini peneranganya sangat kurang yang pertama kami antisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kemudian yang kedua disalahgunakan orang-orang yang tidak berkepentingan untuk antisipasi tindakan kriminalitas karena penerangannya kurang," tuturnya.***

Bagikan: