Pikiran Rakyat
USD Jual 14.083,00 Beli 13.783,00 | Umumnya cerah, 17.6 ° C

TNI Bantu Normalisasi Sungai Citarum, Masyarakat Menyambut Antusias

Tim Pikiran Rakyat
APARAT TNI turut membantu proyek normalisasi Sungai Citarum sepanjang sepanjang 5,5 km yang melintasi lima desa.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA
APARAT TNI turut membantu proyek normalisasi Sungai Citarum sepanjang sepanjang 5,5 km yang melintasi lima desa.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA

BANDUNG, (PR).- Pelaksana Lapangan Normalisasi Sungai Citarum Asep Setiawan menyatakan, pengerjaan proyek normalisasi Sungai Citarum sepanjang 5,5 km dengan lebar bervariatif pada kanan kirinya di lima desa dan tiga kecamatan di Kabupaten Bandung ditargetkan rampung selama 12 bulan atau setahun kedepan. 

Pengerjaan normalisasi Sungai Citarum itu yang melintasi Desa Rancakasumba Kecamatan Solokanjeruk, Desa Mekarsari Kecamatan Ciparay, dan Desa Majasetra, Majalaya dan Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya. 

"Saat ini baru selama 1 bulan pengerjaan. Normalisasi Sungai Citarum ini merupakan program kerja Balai Besar Wilayah Sungai Citarum. Pengerjaannya dari Desa Rancakasumba sampai jembatan Patrol Desa Majalaya sepanjang 5,5 km," kata Asep  di sela-sela pengerjaan normalisasi Sungai Citarum di Desa Majasetra Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Minggu 14 Juli 2019.

Asep mengatakan, pelaksanaan normalisasi Sungai Citarum berlangsung kondusif. "Masyarakat sangat mendukung pengerjaan normalisasi Sungai Citarum," katanya.

Ia mepengatakan, semua sudah beres dalam pembebasan lahan, sehingga sudah tak ada masalah lagi di lapangan. "Respons masyarakat positif dan sangat mendukung," tambah Asep. 

"Pengerjaan normalisasi Sungai Citarum dalam upaya menyikapi keluhan masyarakat di lapangan. Selain itu, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang sebelumnya terganggu banjir luapan Sungai Citarum," ungkapnya. 

Penataan limbah dapur

Selama dalam pengerjaan normalisasi Sungai Citarum, kata Asep, ada di antara warga yang mengharapkan penataan saluran limbah dapur rumah tangga. Pihak pelaksana pun menyatakan kesiapannya untuk membantu masyarakat.  "Selama ini tak ada kendala dalam pengerjaan," tuturnya kepada wartawan Galamedia, Engkos KOsasih.

Terkait pengerjaan normalisasi Sungai Citarum, ia mengatakan, ratusan rumah terkena proyek normalisasi Sungai Citarum. "Kontraktor melaksanakan yang sudah selesai dilakukan pembayaran di lapangan," jelasnya. 

Untuk mengejar target proyek pengerjaan normalisasi Sungai Citarum itu, katanya, pengerjaannya dilaksanakan  dari mulai pagi pukul 08.00 WIB sampai sore pukul 16.00 WIB atau selama 8 jam kerja. Untuk pengerjaan normalisasi Sungai Citarum itu, pihaknya mengerahkan sejumlah unit alat berat backhoe. 

"Dalam pengerjaannya pun memerhatikan kondisi cuaca. Mumpung saat ini musim kemarau," ujarnya.
 
Dikatakan Asep, para operator alat berat, saat ini sedang melakukan pembukaan lahan karena banyaknya pepohonan di bantaran sungai tersebut.  "Tahapan pengerjaan selanjutnya melakukan galian sedimentasi. Kemudian perbaikan gorong-gorong dan penataan bagian tanah yang labil. Sedimentasi yang dikeruk pun diangkut keluar dan enggak dipakai lagi," katanya. 

Selama pengerjaan berlangsung, sejumlah Anggota TNI dari Sektor 4 Satgas Citarum turut membantu dan mengawasi pekerjaan normalisasi Sungai Citarum Harum. Hal itu dalam upaya mengamankan masyarakat supaya tidak terlalu dekat ke lokasi pengerjaan, selain supaya kondusif. Selain itu dalam upaya pengamanan batas atau patok yang sudah dibayar pemerintah dalam pengerjaan proyek normalisasi Sungai Citarum.***

Bagikan: