Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Umumnya cerah, 16.3 ° C

Percekcokan Kecil yang Mengundang Maut

Mochammad Iqbal Maulud
KAPOLSEKTA Andir Komisaris Polisi Dadang Gunawan, sedang memperlihatkan barang bukti pembunuhan di Jalan Andir, di Mapolsekta Andir, Jalan Saritem, Kota Bandung, Minggu 14 Juli 2019.*/ MOCHMAD IQBAL MAULUD/PR
KAPOLSEKTA Andir Komisaris Polisi Dadang Gunawan, sedang memperlihatkan barang bukti pembunuhan di Jalan Andir, di Mapolsekta Andir, Jalan Saritem, Kota Bandung, Minggu 14 Juli 2019.*/ MOCHMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Hanya karena percekcokan kecil seorang pria atas nama AM (21) tega membunuh Gani Nugraha (40). Pembunuhan ini terjadi diduga kuat dikarenakan emosi AM yang tidak terkendali akibat pengaruh minuman keras.

Kejadian nahas ini terjadi sekira pukul 19.00 WIB, hari Sabtu 13 Juli 2019,  di sekitar Jalan Andir‎, Kelurahan Dungus Cariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Saat kejadian ini terjadi kondisi di lokasi sedang padat kendaraan.

"Jadi mulanya korban Gani itu sedang membantu mengatur lalu lintas yang sedang macet-macetnya. Lalu pelaku mengeluarkan kata-kata kasar pada pengendara motor lainnya di lokasi, tetapi korban mencoba menenangkan pelaku," kata Kapolsekta Andir, Komisaris Polisi Dadang Gunawan, didampingi oleh Kanit Reskrim Polsekta Andir, Ajun Komisaris Polisi Nasrudin, Minggu 14 Juli 2019,di Mapolsekta Andir, Jalan Saritem, Kota Bandung.

Menurut Dadang, korban mencoba menenangkan pelaku dengan berkata “Sabar atuh lagi keur diatur, macet ieu”. Namun pelaku tidak terima dan turun dari sepeda‎ motornya dan yang tadinya marah kepada pengendara lainnya lalu berubah ke marah kepada korban.

"Tetapi karena pelaku ini merupakan warga asli di sekitar lokasi maka kebetulan ada teman-temannya yang menenangkan pelaku. Bahkan mereka mendampingi pelaku sampai rumahnya untuk menekan emosi dari pelaku," ucapnya.

Hanya saja saat tiba di rumahnya pelaku justru mengambil sebilah pisau dapur berukuran 25 cm. Setelah itu pelaku malah kembali ke lokasi kejadian dan tanpa pikir panjang melukai korban di 3 bagian tubuh. "Korban ditusuk di sekitar jantung, ulu hati dan menyayat bagian lengan atas korban," ujar Dadang.

Korban pun karena alami luka serius maka korban akhirnya meninggal dunia. Korban meninggal saat berada di kendaraan menuju R.S Rajawali.

Hanya dalam waktu 5 jam setelah menerima laporan Unit Reskrim Polsekta Andir yang bekerja sama dengan Satreskrim Polrestabes Bandung, dan Ditreskrimum Polda Jabar berhasil mengamankan pelaku. Pelaku diamankan di sekitar kediamannya di Jalan Andir, Gang Kebon Sawo IV, Kelurahan Dungus Cariang, Kecamatan Andir.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dijerat Pasal 340, 338, juncto pasal 351 ayat 3 dengan ancaman paling berat adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup.***

 

 

Bagikan: