Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian cerah, 19.9 ° C

Kostum Gundala Diperlihatkan ke Publik Bandung, Abimana Cerita Repotnya Menahan Panas

Tim Pikiran Rakyat
KOSTUM Gundala diperlihatkan dalam acara konferensi pers film Gundala di Braga City Walk, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu 13 Juli 2019.*/ARIF HIDAYAH/PR
KOSTUM Gundala diperlihatkan dalam acara konferensi pers film Gundala di Braga City Walk, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu 13 Juli 2019.*/ARIF HIDAYAH/PR

KOSTUM Gundala diperlihatkan dalam acara konferensi pers film Gundala di Braga City Walk, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu 13 Juli 2019. Acara tersebut dihadiri para aktornya seperti Abimana Aryasatya, Hannah Al Rashid, dan Cecep Arif Rahman.

Dalam sejumlah materi promonya, film Gundala terlihat mempunyai production value yang menjanjikan dalam aspek visual. Kostum menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatain serius. Kostum yang diapakai dalam produksi film Gundala dirancang Studio Caravan dan dibuat oleh Quantum di Los Angeles, Amerika Serikat, tempat yang sama yang menangani pembuatan kostum Watchmen dan Daredevil.

Abimana Aryasatya yang memerankan Gundala/Sancaka mengatakan, saat memakai kostum itu, dia harus siap berkeringat. Menurut Abimana Aryasatya, perlu waktu 30-45 menit untuk melepas kostum tersebut.

KOSTUM Gundala diperlihatkan dalam acara konferensi pers film Gundala di Braga City Walk, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu 13 Juli 2019.*/ARIF HIDAYAH/PR

Gundala menjadi pembuka cerita superhero lain dari Bumi Langit Cinematic Universe. Film produksi Screenplay Films, Bumi Langit, dan Legacy Pictures itu akan tayang 29 Agustus 2019.

Meski bercorak superhero, jangan bayangkan Gundala akan seperti film-film superhero produksi Hollywood. Joko Anwar menjanjikan jalan cerita yang membumi serta relevan dengan situasi dan kondisi ke-Indonesia-an saat ini.

KOSTUM Gundala diperlihatkan dalam acara konferensi pers film Gundala di Braga City Walk, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu 13 Juli 2019.*/ARIF HIDAYAH/PR

KOSTUM Gundala diperlihatkan dalam acara konferensi pers film Gundala di Braga City Walk, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu 13 Juli 2019.*/ARIF HIDAYAH/PR

Gundala pertama kali muncul dalam komik Gundala Putra Petir yang diterbitkan Kentjana Agung pada 1969. Gundala lahir di saat maraknya komik silat di pasaran kala itu.

Pencipta Gundala, Hasmi, bersama beberapa rekannya kala itu malah tampil dengan konsep komik yang berbeda yakni mengadaptasi perkembangan komik asing namun diserap dengan kearifan lokal.

Dari sekian banyak komik tersebut, Gundala menjadi salah satu yang paling menonjol karena kekuatan cerita, karakter yang membumi, dan aksinya. Gundala menjelma menjadi jagoan idola masyarakat.

Ide Gundala sebenarnya tak melulu terpengaruh perkembangan komik di  luar negeri. Hasmi pernah mengisahkan bahwa Gundala terinspirasi tokoh legenda Jawa yang mampu menangkap petir dengan tangannya, Ki Ageng Selo. Sementara nama Gundala berasal dari kata dalam bahasa Jawa ‘Gundolo’ yang artinya petir. (Siska Nirmala, Windy Eka Pramudya)***

Bagikan: