Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 23.5 ° C

Hasil PPDB SMA dan SMK di Jabar Diumumkan

Catur Ratna Wulandari
Pendidikan/DOK. PR
Pendidikan/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Hasil PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) SMA dan SMK di Jawa Barat diumumkan Sabtu 29 Juni 2019.

Selain diumumkan secara online, sekolah juga mengumumkan secara offline mulai pukul 13.00.

Pengumuman PPDB di SMKN 2 Bandung berlangsung tertib. Tidak tampak antrean panjang saat pengambilan berkas. Sekolah telah mengatur pengembalian berkas dibagi menjadi 13 ruangan. Setiap ruangan melayani sekira 100 orang.

Staf Kesiswaan SMKN 2 Bandung Agus Hendrik mengatakan, dari 800 pendaftar, jumlah yang diterima 600 orang.

"Ada limpahan 8 orang, maksudnya yang diterima di sini sebagai pilihan kedua. Sebaliknya, ada 25 orang yang tidak diterima di sini, tapi diterima di pilihan keduanya," kata Agus di SMKN 2 Bandung, Sabtu 29 Juni 2019.

Bagi siswa yang diterima, siswa harus melakukan daftar ulang pada 1-2 Juli 2019. Sekolah telah membuat jadwal daftar ulang sesuai jurusan masing-masing. Siswa perlu melengkapi data sesuai dengan formulir yang diberikan.

"Daftar ulang itu bukan soal bayar, tapi data-datanya yang penting dimasukkan," ujarnya.

Pada tahun pertama di SMKN 2 Bandung, siswa dijuruskan ke tiga peminatan, yaitu teknik mesin, komputer, dan seni rupa animasi. Pada tahun kedua, siswa akan memilih konsentrasinya.

Secara keseluruhan terdiri dari 18 rombongan belajar. Teknik mesin sebanyak 10 kelas, teknik komputer 6 kelas, dan teknik seni rupa animasi 2 kelas.

Agus menjelaskan, tahun ini SMKN 2 Bandung menerima siswa baru dari 4 jalur yaitu jalur prestasi akademis, prestasi nonakademi, keluarga ekonomi tidak mampu, dan perpindahan tugas orangtua. Pendaftar juga menjalani tes wawancara dan kesegaran fisik.

SMAN 3 Bandung

Sementara itu, pengumuman PPDB di SMAN 3 Bandung berlangsung lancar. Dari 606 pendaftar, 335 siswa dinyatakan diterima.

Jumlah yang diterima lebih lebih sedikit dari kuota yang ada, yaitu 340 siswa. Hal itu terjadi lantaran ada 5 siswa yang didiskualifikasi karena Kartu Keluarga yang bermasalah.

Putri Ridwan Kamil yang mendaftar ke SMAN 3 Bandung lewat jalur perpindahan orangtua termasuk salah seorang yang dinyatakan diterima.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika melalui pernyataan tertulis mengimbau siswa yang diterima, baik di pilihan pertama, kedua, maupun ketiga untuk segera mengambil bukti kelulusan di sekolah pilihan pertama pada 29 Juni-1 Juli 2019.

Setelah itu, pendaftar segera mempersiapkan persyaratan lain untuk daftar ulang yang dibuka pada 1-2 Juli 2019. "Persyaratan daftar ulang bisa dilihat di satuan pendidikan masing-masing," katanya.

Bagi siswa yang tidak diterima, Kadisdik meminta untuk tidak berkecil hati. "Sekolah swasta juga bagus. Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) agar sama-sama menyelenggarakan pendidikan berkualitas di Jabar," tuturnya.

Kadisik berharap semua pihak bisa menerima keputusan hasil PPDB dengan bijak. "Kami juga akan terus melakukan perbaikan agar PPDB tahun depan dapat berjalan lebih baik," katanya.

PPDB di Jawa Barat berlangsung di 505 SMA negeri, 285 SMK negeri, dan 39 SLB negeri.***

Bagikan: