Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya berawan, 24.9 ° C

Cak Imin: Pimpinan Harus Memberi Manfaat kepada Masyarakat

Dewiyatini
KETUA Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, memaparkan pandangannya pada acara halalbihalal dan kemenangan PKB, di Kantor DPW PKB Jabar, Jalan Banteng, Kota Bandung, Minggu 23 Juni 2019. Perolehan suara PKB di Jabar meningkat.*/ADE BAYU INDRA/PR
KETUA Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, memaparkan pandangannya pada acara halalbihalal dan kemenangan PKB, di Kantor DPW PKB Jabar, Jalan Banteng, Kota Bandung, Minggu 23 Juni 2019. Perolehan suara PKB di Jabar meningkat.*/ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG,(PR).- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengapresiasi prestasi PKB Jawa Barat yang mampu menambah perolehan suara dan kursi legislatif pada Pemilu 2019.

Menurut Muhaimin, perolehan kursi yang kini bertambah sebanyak 13 kursi merupakan prestasi luar biasa kendati perolehan Pilpres yang mereka dukung belum mampu mengalahkan dominasi koalisi 02. Sebelumnya, di Jabar, PKB hanya meraih 7 kursi.

"Kader di Jabar sangat luar biasa meskipun kalah dalam pilpres namun mendapatkan peningkatan jumlah kursi legislatif," kata Muhaimin di kantor DPW PKB Jawa Barat Jalan KH Ahmad Dahlan, Minggu 23 Juni 2019. Kehadiran Muhaimin sebagai undangan khusus dalam acara halalbihalal dan syukuran kemenangan.

Muhaimin mengatakan tingginya kursi yang diraih PKB di Jabar akan diganjar dengan jatah kursi pimpinan. Ia juga meminta siapa pun yang duduk di kursi pimpinan harus memberikan manfaat pada masyarakat. Demikian juga anggota legislatif yang terpilih.

"Harus mampu memberikan pelayanan yang harus terasa langsung oleh masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, terkait calon unsur pimpinan dari PKB untuk DPRD Provinsi Jawa Barat, kata Muhaimin, pihaknya masih menunggu siapa saja calon unsur pimpinan yang diajukan dari DPW.

"Siapa yang nanti akan jadi unsur pimpinan kami tunggu ajuan dari DPW," ucapnya.

Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda mengatakan, usai pemilu jumlah calon dari PKB yang terpilih di Jabar, baik di provinsi maupun kota/kabupaten mencapai 136 orang. Dengan jumlah kursi sebanyak itu, berupaya membangun komitmen perjuangan politik baru PKB di Jabar.

Huda mengatakan akan memperjuangkan beberapa program yang bersifat agamis dan nasionalis. Salah satu programnya, adalah mendorong Peraturan Daerah (Perda) Keagamaan di level Provinsi Jawa Barat.

Menurut Huda, Perda tersebut akan menjadi payung isu pendidikan keagamaan, pembentukan lembaga sosial keumatan, dan mengelola tempat ibadah serta fakir miskin. Perda keagamaan itu akan menjadi tugas pertama 12 anggota dewan di Jabar.

Huda menjelaskan, inisiasi Perda Keagamaan timbul dari masih minimnya kepedulian pemerintah kepada lembaga keagamaan terutama di bidang pendidikan keagamaan. Huda berharap ke depan, santri yang menuntut ilmu di sejumlah pesantren di Jawa Barat bisa mendapatkan fasilitas setara dengan sekolah negeri, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Huda menyebutkan kehidupan sosial tidak dapat dilepaskan dengan pendidikan agama. Akan tetapi perhatian itu minim terhadap lembaga keagamaan.***

Bagikan: