Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 16.4 ° C

Jelang Sidang Gugatan Pilpres 2019, TNI-Polri di Cimahi Imbau Masyarakat Terima Putusan

Ririn Nur Febriani
null
null

CIMAHI, (PR).- Jelang sidang pertama gugatan Pilpres 2019 dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi, jajaran TNI-Polri menggelar apel bersama di lapangan Mapolres Cimahi Jalan Jenderal Amir Mahmud Kota Cimahi, Kamis, 13 Juni 2019. Apel dilakukan sebagai konsolidasi untuk menjaga kondusifitas wilayah.

Apel tersebut diikuti pasukan gabungan TNI dan Polri. Selain itu diikuti personel dari Pemkot Cimahi-Pemkab. Bandung Barat. Bertindak sebagai inspektur upacara yaitu Letkol Arh Teguh Waluyo. S.IP. “Apel ini dilakukan untuk persiapan menjaga situasi kamtibmas pascapelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019," ujarnya.

Dia berharap situasi kamtibmas aman dan kondusif saat ini bisa terus dipertahankan. "Kami mendukung Polri beserta seluruh lapisan masyarakat menjaga wilayah agar situasi tetap aman dan damai sehingga aktivitas  masyarakat tidak terganggu," katanya.

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, apel digelar dalam rangka konsolidasi Polri bersama TNI dan pemerintah daerah. "Sebagai tanda berakhir Operasi Ketupat Lodaya 2019 serta konsolidasi kesiapan pascapemungutan suara Pemilu Serentak 2018 sambil menunggu sidang gugatan di MK dan penetapan hasil pemilu-nya," ujarnya.

Pihaknya mengimbau pihak terkait untuk sama-sama menghargai putusan MK. "Apapun putusan nanti harap diterima dan dihargai. Kita sama kawal dan amankan untuk menjaga kondusifitas," ucapnya.

Rusdy mengklaim belum ada indikasi kelompok massa yang bergerak ke Jakarta untuk mendatangi MK. Pihaknya juga kemungkinan bakal melakukan penyekatan massa ke Jakarta. "Masih negatif indikasi massa ke Jakarta. Kami berupaya melakukan pendekatan ke seluruh pihak agar menjaga keamanan. Upaya preemtif maupun preventif tetap dilaksanakan," tuturnya.***

Bagikan: