Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 16.4 ° C

Bahar Bin Smith Dituntut Enam Tahun Penjara

Yedi Supriadi
*/DOK. PR
*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Terdakwa Habib Bahar bin Smith (36) dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum dalam sidang lanjutan kasus penganiayaan yang digelar oleh PN Bandung, di Gedung Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Kamis, 13 Juni 2019. Bahar Smith terbukti bersalah melakukan penganiayaan dan pengeroyokan dan merampas kemerdekaan orang lain, terhadap dua anak di bawah umur.

"Menuntut terdakwa dengan enam tahun penjara dan denda 50 juta dengan subsider 3 bulan," kata jaksa saat membacakan tuntutannya di ruang sidang.

Menurut jaksa, Bahar bersalah dengan melakukan penganiayaan pengeroyokan, dan merampas kemerdekaan orang lain, terhadap dua anak di bawah umur, yakni M Khoirul Umam Al Mudzaqi (17) dan Cahya Abdul Jabar (18). Atas itu jaksa menuntut Bahar dengan Pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak, Pasal 333 KUH Pidana Jo Pasal 55 KUH Pidana, dan Pasal 170 KUHPidana tentang Penganiayaan.

Usai jaksa membacakan tuntutan, kemudian Ketua Majelis Hakim M. Edison, menanyakan kepada Bahar apakah dirinya mengerti soal isi tuntutnya.

"Apakah saudara menegerti,?" Tanya hakim.

"Mengerti, tuntutannya enam tahun penjara," jawab Bahar.

Dengan tuntutan yang disampaikan jaksa, penasehat hukum pun akan mengajukan nota pembelaan yang akan di bacakan pada sidang selanjutnya.

Bahar pun turut angkat bicara soal tuntutan jaksa kepada dirinya. Sambil meninggalkan ruang sidang Bahar mengaku siap bertanggung jawab atas apa yang ia perbuat "Saya bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan," katanya.***

Bagikan: