Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Sedikit awan, 24.7 ° C

Silaturahmi Idulfitri 1440 H di Pendopo Kota Bandung Menunjukkan Kerukunan Umat Beragama

Tri Joko Her Riadi
SEJUMLAH warga bersilaturahmi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial-Yana Mulyana di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalam Kaum, Rabu 5 Juni 2019. Kegiatan gelar griya tersebut dilakukan dalam rangka merayakan Idulfitri 1440 Hijriah.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
SEJUMLAH warga bersilaturahmi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial-Yana Mulyana di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalam Kaum, Rabu 5 Juni 2019. Kegiatan gelar griya tersebut dilakukan dalam rangka merayakan Idulfitri 1440 Hijriah.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

RIBUAN warga Kota Bandung dari beragam latar belakang bersilaturahmi dengan para pemimpin mereka dalam open house Pemerintah Kota Bandung di Pendopo, Rabu, 5 Juni 2019. Tidak ketinggalan memberikan selamat Idulfitri adalah para pemimpin lintas agama.

Sebagai tuan rumah open house Pemkot Bandung, Wali Kota Oded M. Danial dan istri didampingi oleh Wakil Wali Kota Yana Mulyana dan istri, serta Sekretaris Daerah Ema Sumarna dan istri. Tersedia lebih dari 2.500 porsi makanan yang terdiri dari lontong, sate, hingga mi kocok.

Salah satu tokoh yang datang berkunjung ke open house adalah Uskup Bandung, Antonius Subianto Bunjamin. Ia pun menyatakan harapannya agar perayaan Idulfitri menjadi momentum memperkokoh lagi tali persaudaraan di antara warga kota yang memiliki latar belakang berbeda-beda.

Menurut Antonius, kerukunan antarumat beragama bukan sebatas demi penciptaan suasana kondusif. Kerukunan merupakan faktor sentra yang menopang proses pembangunan. 

“Manfaat kerukunan ini untuk membangun kota dan masyarakat. KAlau masyarakat sudah damai, maka pendidikan akan maju, ekonomi juga ikut maju. Lalu kesehatan maju dan semuanya akan maju,” tuturnya.

SILATURAHMI dengan bersalaman menjadi tradisi setiap Idulfitri dirayakan, seperti yang dilakukan masyarakat Kota Bandung pada Idulfitri 1440 H, Rabu, 5 Juni 2019.*/ADE BAYU INDRA/PR

Antonius juga menyerukan pentingnya penguatan konsep spiritual di masing-masing agama. Dengan pondasi yang kokoh, bakal tercipta kehidupan sosial yang tenteram dan saling menghargai.

Oded M. Danial mengapresiasi perhatian tulus yang diberikan para tokoh lintasagama. Menurut dia, komunikasi antarpemuka agama terus dilakukan selama tujuh bulan pertama kepemimpinannya.

Ia mengatakan, mereka sering berdiskusi dan bahkan saling membantu dalam beragam kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Bandung. Salah satu contohnya adalah Gerakan Bebersih Bandung yang disokong oleh seluruh pemuka agama.

“Saya sering mengundang para tokoh lintasagama ke Pendopo. Bukan hanya ketika ada kegiatan-kegiatan tertentu. Saya ajak makan biasa, silaturahmi,” katanya.

Kondisi Kota Bandung kondusif sehingga silaturahmi berlangsung nyaman

Oded M. Danial menyatakan, perayaan Idulfitri di Bandung secara keseluruhan berlangsung nyaman dan kondusif. Warga dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga masing-masing. Tidak hanya itu, tradisi ziarah ke makam juga masih berlangsung.

WARGA berziarah di Pemakaman Umum Sirnaraga, Kota Bandung, Rabu 5 Juni 2019. Kegiatan tersebut menjadi tradisi masyarakat pada hari raya Idulfitri.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

“Inilah ciri khas Bandung, ciri khas kita orang Sunda yang someah dan senang bersilaturahmi. Kita bersyukur perayaan berlangsung kondusif. Saya terus memantau. Itu yang penting,” tuturnya.

Memaknai Idul Fitri, Oded mengajak setiap warga untuk semakin berhati-hati dalam bersikap dan bertindak. Ia berharap agar ibadah Ramadan memberikan berkat kesucian kembali kepada warga.***

Bagikan: