Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sedikit awan, 25.5 ° C

Salurkan Rp 71 Miliar untuk THR, Bupati Bandung Barat Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Hendro Susilo Husodo
BUPATI Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.*/CECEP WIJAYA/PR
BUPATI Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.*/CECEP WIJAYA/PR

NGAMPRAH, (PR).- Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bekerja lebih baik dan lebih giat lagi, seiring dengan pembagian tunjangan hari raya (THR) bagi seluruh ASN. Menjelang Lebaran ini, anggaran sekitar Rp 71 miliar sudah digelontorkan bagi para ASN di Pemkab Bandung Barat.

"Ya harus tingkatkan kinerja lah. Mereka (ASN) kan sudah enak, apalagi yang dapat jabatan. Kinerjanya harus benar-benar maksimal, jadi harus bisa mengimplementasikan jargon 'Lumpat'. Soalnya, saya melihat saat ini masih 50:50. (ASN) yang bisa mengikuti ide saya baru setengahnya," kata Umbara di Ngamprah, Selasa, 28 Mei 2019.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2019 tentang Pemberian THR kepada PNS, Prajurit TNI, Polri, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan, menurut Umbara, para PNS memang berhak memperoleh THR. Akan tetapi, dia meminta agar pemberian hak itu dibarengi dengan tanggung jawab.

"Kalau ada aturan, harus begini-begini (yang menyangkut hak), ingin dilaksanakan. Memang bukan protes, tapi terus menanyakan (haknya). Namun, kerjanya juga kan banyak yang masih belum maksimal. Memang pada Lebaran ini ada pengeluaran yang berbeda, kami pun berikan THR-nya, tapi saya ingin tingkatkan juga kinerjanya," tuturnya.

Tanpa berkeinginan menyebutkan secara spesifik dinas mana yang belum optimal, Umbara menilai bahwa sebagian pejabat masih lambat dalam bekerja. Padahal, dengan mengusung jargon "Lumpat", dia ingin Pemkab Bandung Barat melakukan perubahan yang signifikan bagi kemajuan masyarakat dan daerah.

"Banyak ASN yang masih diam, tidak bisa implementasikan jargon 'Lumpat'. Yang lain sih, yang setengahnya sudah bisa. Sementara tahun ini kami ditunggu oleh masyarakat, bagaimana kegiatan yang kami lakukan. Jadi jangan terus menanyakan haknya. Kewajiban kami sebagai birokrat bagaimana?" tukasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) KBB Agustina Piryanti menyatakan, THR sudah dibagikan pada 21 Mei kemarin kepada para PNS. Selain menggunakan anggaran dari pemerintah pusat, kata dia, Pemkab Bandung Barat juga memberikan THR dari anggaran daerah, yang berupa Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) dan gaji ke-13 bagi tenaga kerja kontrak (TKK).

"THR PNS itu, yang dari pusat, sudah given. Kemudian TKK dapat gaji ke-13, dari besaran gaji mereka. Itu sudah disampaikan pada 21 Mei. Dari pemerintah daerah, itu juga sudah disampaikan pada 24 Mei, namanya TKD. TKD itu berjumlah sekitar Rp 21 miliar, kemudian gaji ke-13 buat TKK sekitar Rp 11 miliar. Kalau yang dari pusat, itu di kisaran Rp 39 miliar," katanya.

Dengan demikian, terang dia, secara keseluruhan THR untuk para ASN di Pemkab Bandung Barat berjumlah sekitar Rp 71 miliar. Setelah Lebaran, dia menambahkan, khusus untuk PNS pun akan memperoleh gaji ke-14, yang direncanakan bakal didistribusikan pada 13 Juni 2019. "Gaji ke-14 itu angkanya sama, sekitar Rp 39 miliar. Jadi, kalau disetahunkan, tahun ini PNS dapat 14 kali gaji dan 13 kali TKD," tukasnya.***

Bagikan: