Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Sebagian berawan, 20.1 ° C

ASN Kab. Bandung Barat Dapat THR dan Gaji ke-14

Cecep Wijaya Sari
ILUSTRASI tunjangan hari raya (THR).*/DOK PR
ILUSTRASI tunjangan hari raya (THR).*/DOK PR

NGAMPRAH, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalokasikan anggaran tunjangan hari raya (THR) dan tunjangan kinerja daerah sebesar Rp 71 miliar baik untuk para pegawai berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kerja kontrak. Selain itu, para pegawai ASN juga bakal mendapatkan gaji ke-14 setelah Idulfitri nanti.

Anggaran Rp 71 miliar itu terdiri atas, THR ASN Rp 39 miliar, tunjangan kinerja daerah (TKD) ASN Rp 21 miliar, dan THR TKK Rp 11 miliar. Semua anggaran ini bersumber dari APBD KBB. “Pencairan THR sudah dimulai sejak 21 Mei lalu, sedangkan untuk TKD pada 24 Mei ini,” kata Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Jumat 24 Mei 2019.

Dia mengungkapkan, pemberian THR bagi TKK dan TKD bagi ASN itu sebagai apresiasi untuk meningkatkan kinerja mereka. Dengan demikian, diharapkan para pegawai di lingkungan Pemkab dapat lebih mengoptimalkan pelayanan publik dengan mengimplementasikan visi dan misi pemerintah daerah. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah KBB Asep Sodikin didampingi Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Agustina Piryanti menambahkan, aturan pemberian THR mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2019 tentang Pemberian THR kepada PNS, Prajurit TNI, Polri, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan.

Menurut dia, PP tersebut ditindaklanjuti dengan terbitnya surat Sekretaris Daerah Nomor 900/1254/BPKD tentang Pembayaran TKD untuk THR, serta pembayaran gaji bulan Juni dan Mei. “Berdasarkan aturan tersebut, THR harus dibayarkan paling lambat 10 hari sebelum hari raya. Bila pembayaran tersebut belum dapat dibayarkan, THR dapat dibayarkan setelah hari raya,” katanya.

Asep juga mengimbau kepada para kepala perangkat daerah dan camat selaku pengguna anggaran untuk mempersiapkan dan memperhatikan ketentuan-ketentuan pencairan THR. Hal ini untuk menghindari terjadinya masalah-masalah yang dapat mengakibatkan proses pencairan tidak tepat waktu.

“Kami berharap untuk THR sudah bisa tersalurkan sebelum hari Lebaran. Makanya, para kepala SKPD harus menyiapkan segala persyaratan agar bisa mencairkannya dengan tepat waktu,” ujar Asep.***

Bagikan: