Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Badai petir, 25 ° C

Beras Sebanyak 4,5 Ton Habis dalam Waktu 1,5 Jam

Kodar Solihat
KALANGAN ibu rumah tangga sekitaran Jalan Surapati ramai membeli sayuran pada bazar Ramadan di halaman Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat Jalan Surapati, Bandung, Jumat 24 Mei 2019.*/KODAR SOLIHAT/PR
KALANGAN ibu rumah tangga sekitaran Jalan Surapati ramai membeli sayuran pada bazar Ramadan di halaman Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat Jalan Surapati, Bandung, Jumat 24 Mei 2019.*/KODAR SOLIHAT/PR

BANDUNG, (PR).- Sejumlah komoditas pangan menjadi "buruan" kalangan ibu rumah tangga, dimana pemandangan itu tampak dengan dipadatinya bazar Ramadan 1440H/2019 yang digelar di halaman Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Jalan Surapati Bandung,  Jumat 24 Mei 2019. Komoditas yang diburu terutama beras, daging, dan sayuran, dan buah-buahan, yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasaran, dan sudah dinanti-nanti kalangan ibu rumah tangga warga sekitar.

Informasi dari panitia bazar, pasokan beras sangat laku, dimana stok sebanyak 4,5 ton langsung habis terjual dalam tempo 1,5 jam lalu ditambah lagi. Beras-beras yang dijual tersebut, merupakan kelas premium asal Kabupaten Karawang yang dijual kemasan 50 kg. Begitu pula cabe disebutkan dijual Rp 10.000-15.000/kg tergantung jenis, kentang sayuran dijual Rp 10.000/kg, dll,

Warga sekitar, Ny Erna (45) mengatakan, keberadaan bazar apalagi Ramadan dirasakan sangat membantu bagi masyarakat sekitar dimana hari Jumat merupakan hari yang ditunggu adanya bazar. Kalangan ibu rumah tangga kini sudah mengetahui harga yang dijual lebih murah dibandingkan di pasaran umum.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Hendi Jatnika yang mengamati suasana bazar, menyebutkan, bahwa tampak jelas, upaya pengendalian harga sejumlah komoditas pokok melalui bazar cukup efektif memunculkan daya tarik konsumen. Pada sisi lain, bazar juga mampu menciptakan kondisi usaha lebih baik kepada petani, karena menjualan langsung atau rantai jualnya lebih pendek.

"Melalui bazar pula, diharapkan terjadinya kontinuitas pasokan komoditas bahan pokok setiap saat, termasuk saat pasokan sedang minim. Soalnya, ada kelompok-kelompok petani yang menjadi mitra, dan diketahui selalu memiliki stok komoditas pokok," ujarnya. 

Khusus komoditas daging, disebutkan, Dinas Tanaman Pangan dan Hotikultura Jawa Barat juga bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat. Daging yang dijual pun kualitasnya terjamin, dengan harga jual lebih mudah dibandingkan di pasaran disesuaikan dengan situasi terbaru. ***

Bagikan: