Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 19.8 ° C

Pelaku Pembunuh dan Penganiaya Pasangan Suami-Istri Berhasil Diringkus

Handri Handriansyah
Ilustrasi.*/DOK PR
Ilustrasi.*/DOK PR

SOREANG, (PR).- Tak sampai satu hari, jajaran Kepolisian Resor Bandung mampu membekuk pelaku pembunuhan dan penganiyaan terhadap pasangan suami istri Feri (30) dan Jihan Nur Shofia (28), di Komplek Griya Bandung Indah, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Pelaku berinisial SR yang merupakan mantan pegawai korban itu, diringkus Senin, 20 Mei 2019 malam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bandung Ajun Komisaris Firman Taufik mengatakan, motif pelaku melakukan pembunuhan dan penganiyaan keji tersebut karena dendam. Soalnya, korban belum membayar gaji pelaku saat bekerja untuk pasangan tersebut.

"Motifnya adalah pelaku pernah bekerja untuk korban. Namun ada gaji yang belum dibayarkan kepada pelaku oleh korban," kata Firman kepada wartawan, Selasa, 21 Mei 2019 siang.

Menurut Firman, Minggu malam SR sengaja mendatangi rumah korban untuk bertemu dengan Feri. Namun SR terlebih dulu diterima oleh istri Jihan.

Kepada Jihan, SR kemudian menanyakan keberadaan suaminya Feri. Jihan kemudian hanya menjawab bahwa Feri sedang di luar dan tidak ada di rumah.

"Pelaku kemudian meminta izin untuk ikut menggunakan kamar mandi. Namun ketika berjalan ke kamar mandi, pelaku melihat Feri ada di dalam kamar tidur," tutur Firman.

Pelaku yang merasa dibohongi lantas beradu mulut dengan Jihan. Emosi yang tak terbendung membuat pelaku akhirnya tega mencekit dan melilit leher Jihan dengan kawat jemuran.

Mengetahui Jihan sudah meninggal dunia, pelaku panik dan memasukan jasadnya ke dalam karung plastik. Setelah itu ia semakin membabi buta dan mendatangi Feri yang tak mendengar perdebatan antara pelaku dengan Jihan yang berujung pada kematian sang istri tersebut.

"Suaminya lalu dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan silet. Setelah dianiaya, suaminya itu berteriak sehingga warga mendengar dan berdatangan dan pelaku pun melarikan diri," kata Firman.

Meskipun demikian, ternyata pelaku yang panik hanya bersembunyi di sebuah gudang yang tak jauh dari lokasi kejadian. SR yang kini bekerja sehari-hari sebagai tukang tambal ban dan tinggal di rumah rekannya tak jauh dari rumah korban itu, pun kemudian diringkus polisi.

Seperti diberitakan sebelumnya, SR membantai Feri dan Jihan dengan sadis di rumahnya sendiri. Jihan pun tewas dengan luka jeratan di leher dan terbungkus karung plastik. Sedangkan Feri mengalami sejumlah luka sayatan dan terpaksa dirawat di RS Al Islam.***

Bagikan: