Pikiran Rakyat
USD Jual 14.393,00 Beli 14.093,00 | Umumnya cerah, 27.9 ° C

Masa Mudik, Ada 13 Titik Macet yang Diprediksi Muncul di Cimahi

Ririn Nur Febriani
RIRIN NUR FEBRIANI/PR
RIRIN NUR FEBRIANI/PR

CIMAHI, (PR).- Sejumlah sarana-prasarana penunjang disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi demi kelancaran arus mudik Lebaran 2019. Termasuk menyiapkan rencana rekayasa arus lalu lintas untuk memecah kemacetan. 

Persiapan sarana dan prasarana penunjang yang dilakukan antara lain pemasangan pos pengamanan, traffic cone, road barrier, rambu portable, mobil derek dan mobil patroli.

"Sarana-prasarana kami siapkan. Diantaranya tenda 1 unit traffic cone 30 buah, road barrier 20 buah, rambu portable 10 buah, mobil patroli 1 buah dan mobil derek 1 buah," ujar Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dishub Kota Cimahi, Endang, Minggu 18 Mei 2019.

Kota Cimahi sendiri merupakan wilayah perlintasan bagi pemudik terutama pengendara roda dua dari arah barat Jakarta hingga menuju ke Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Sarana dan prasarana penunjang akan dipasang di beberapa ruas jalan yang diprediksi bakal mengalami kemacetan.

"Seperti di ruas Cimindi kami sudah pasang traffic cone biar terkanalisasi antara angkutan umum dan pribadi. Jadi, kalau macet tidak pengaruh ke jalur lain," ucapnya.

Selain sarana dan prasarana, Dishub Kota Cimahi juga bakal menyiapkan 60 personel untuk mengamankan arus lalu lintas jelang dan pasca Idulfitri 1440 Hijriyah.

Hasil pemetaan, sedikitnya ada 13 titik jalan di Kota Cimahi yang bakal mengalami kepadatan. Di antaranya Simpang Sangkuriang, perlintasan kereta api Gatot Subroto-Dustira, Pasar Baros, Bunderan Leuwigajah, perempatan Jalan Kolonel Masturi, Jalan Daeng Ardiwinata, Cimindi, Kebon Kopi, Jalan Gandawijaya, Simpang Pemkot Cimahi, Pasar Antri dan Jalan Lurah.

"Kami sudah menginventarisasi, paling tidak ada 13 titik kemacetan," kata Endang.

Dikatakan Endang, pihaknya sudah menyiapkan berbagai alternatif untuk mengurai kemacetan. Salah satunya dengan melakukan rekayasa lalu lintas. "Rekayasa arus lalu lintas disesuaikan dengan kondisi di lapangan nanti. Melihat hasil evaluasi tahun lalu, diterapkan kalau perlu pengalihan arus" ucapnya.

Pihaknya juga bakal mengantisipasi kemacetan yang ditimbulkan akibat adanya pasar tumpah. Seperti yang kerap terjadi di Pasar Baros, Cimindi dan Pasar Antri. "Kami antisipasi agar pasar tumpah bisa ditertibkan sehingga tidak menghambat arus lalu lintas," kata Endang.***

Bagikan: