Pikiran Rakyat
USD Jual 14.099,00 Beli 14.197,00 | Cerah berawan, 20.7 ° C

Aa Umbara Larang Pejabat Bandung Barat Mudik Pakai Kendaraan Dinas

Hendro Susilo Husodo
BUPATI Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna dan wakilnya, Hengky Kurniawan.*/CECEP WIJAYA/PR
BUPATI Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna dan wakilnya, Hengky Kurniawan.*/CECEP WIJAYA/PR

NGAMPRAH, (PR).- Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna melarang aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggunakan kendaraan dinas untuk mudik. Dia mengancam bakal melakukan tindakan tegas bagi ASN yang melanggar kebijakan tersebut.

"Mudik itu kan buat keperluan pribadi, bukan kepentingan dinas. Saya melarangnya (penggunaan kendaraan dinas) kalau untuk dipakai mudik ke luar kota. Kalau masih di sekitar Bandung, buat sekadar silaturahmi Lebaran sih enggak apa-apa," kata Aa Umbara di Ngamprah. 

Menurut dia, larangan tersebut berlaku bukan untuk keperluan mudik saja. Kendaraan dinas juga tidak boleh digunakan untuk keperluan pribadi, apalagi sampai ke luar kota. Dikhawatirkan, selama perjalanan justru terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. 

Umbara menekankan, pejabat yang kedapatan menggunakan kendaraan dinas untuk mudik ke luar kota bakal dikenai sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. "Sanksinya itu kan ada tingkatannya, dari ringan, sedang sampai berat," ujarnya. 

Lebih lanjut, dia mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta para pimpinan instansi agar melarang pemakaian kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi. Aset daerah atau aset negara bukanlah untuk kepentingan pribadi para pejabat.

Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan Daerah  (BPKD) Kabupaten Bandung Barat, kendaraan dinas yang berupa sepeda motor maupun mobil berjumlah sebanyak 1.519 unit. Jumlah kendaraan dinas itu termasuk kendaraan dinas dari Pemerintah Kabupaten Bandung, yang terdiri atas 298 unit sepeda motor dan 35 unit mobil. Ketika pemekaran daerah pada 2007, aset daerah itu dilimpahkan Pemkab Bandung ke Pemkab Bandung Barat.***

Bagikan: