Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 16.4 ° C

Efek Tol Satu Arah, Pemudik Bakal Padati Jalur Padalarang

Cecep Wijaya Sari
FOTO ilustrasi jalan tol.*/ANTARA
FOTO ilustrasi jalan tol.*/ANTARA

NGAMPRAH, (PR).- Jalur arteri di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat diperkirakan akan lebih padat dari biasanya pada arus mudik Lebaran tahun ini. Hal ini seiring dengan akan diberlakukannya jalur satu arah dari Tol Cikampek hingga Tol Brebes mulai 30 Mei hingga 2 Juni nanti.

Kepala Dishub KBB Ade Komarudin mengungkapkan, kebijakan satu arah di jalan tol akan mengalihkan para pemudik menuju daerah Bogor dan sekitarnya ke jalan arteri yang melewati Padalarang. “Jadi yang biasanya lewat tol, ini harus ke jalan raya. Tentu nanti akan ada peningkatan volume kendaraan di jalur arteri,” ujarnya, Minggu 19 Mei 2019.

Dengan demikian, pihaknya akan menurunkan sejumlah personel untuk mengatur lalu lintas bersama-sama dengan kepolisian. Dua posko Dishub disiapkan di Jalan Raya Padalarang dan Jalan Raya Lembang. Kedua daerah ini, menjadi fokus perhatian saat arus mudik dan balik Lebaran.

Ade juga mengungkapkan, pemantauan akan dilakukan di jalan tol, seperti mengenai kesiapan kondisi jalan, rest area, dan penerangan jalan. “Imbauan-imbuan kepada pengendara seperti misalnya untuk beristirahat setiap tiga jam juga akan terus digencarkan," tuturnya.

Pihaknya juga akan tetap memperhatikan kesiapan di jalan raya dan jalan-jalan alternatif. Misalnya, pemasangan rambu-rambu, pengecekan kondisi jalan, serta penerangan jalan umum.

Di Bandung Barat, saat ini juga sudah banyak jalan alternatif yang bisa digunakan, terutama dari dan menuju ke Lembang. Namun, pihaknya akan memastikan kondisi jalur alternatif tersebut layak untuk dilalui.

"Jika ada kendala, kami akan arahkan ke jalan utama saja. Sebab percuma lewat jalan alternatif, tetapi justru menambah kemacetan ataupun rawan menyebabkan kecelakaan," tuturnya.

Pada Lebaran dan seterusnya, lanjut dia, petugas memprioritaskan pengaturan lalu lintas di Lembang dan sekitarnya. Hal ini seiring dengan banyaknya warga yang berkunjung ke sejumlah tempat wisata.

"Bandung termasuk di dalamnya Bandung Barat menjadi tujuan mudik terbesar karena banyak warga yang menuju tempat-tempat wisata. Hal ini juga menjadi perhatian kami agar lalu lintas tidak tersendat," katanya.

Dia menambahkan, untuk mengawal mudik Lebaran, pihaknya berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait, seperti kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum, Jasa Marga, dan lainnya. Sinergi ini dibutuhkan untuk menciptakan kenyamanan dan mengupayakan keselamatan bagi para pemudik.***
 

Bagikan: