Pikiran Rakyat
USD Jual 14.289,00 Beli 14.191,00 | Langit umumnya cerah, 23 ° C

Mangkal Saat Ramadan, 7 PSK di Bandung Terjaring Razia

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI.*
ILUSTRASI.*

BANDUNG, (PR).- Sekitar 200 botol minuman beralkohol dan tujuh pekerja seks komersial (PSK) terjaring dalam razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung dalam rangka cipta kondisi selama Bulan Ramadan.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Sapol PP Kota Bandung, Mujahid Suhada mengatakan razia tersebut dilakukan juga bersama Satgas TNI-Polri dengan menindak pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Kebersihan, Ketertiban, Keindahan (K3) serta Perda Minuman Beralkohol.

"Tujuh orang PSK yang kami dapatkan, dari tiga lokasi yaitu Jalan Otista, Kebon Jati, dan Ciateul," kata Mujahid di Mako Satpol PP, Jalan R.A.A Marta Negara, Kota Bandung, kepada Antara, Jumat dini hari.

Dia mengatakan, untuk minuman alkohol yang dirazia masuk kedalam golongan A sampai golongan C. "Seperti biasa (penjualan dilakukan) di toko jam, awalnya kami hanya tes selintas, ternyata setelah kami bongkar, banyak minuman beralkohol di sana," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendapati 10 pasangan yang tidak bisa menunjukkan identitas pernikahan pada tiga hotel. Sehingga pasangan tersebut ikut kedalam pemeriksaan. "Tapi kami tidak menemukan yang di bawah umur, kami malah menemukan juga pasangan yang manula, kisaran umur 50 hingga 60 tahun," ucap dia.

Terhadap tempat-tempat yang diindikasikan terdapat perilaku asusila, kata dia, pihaknya telah mengimbau untuk tutup selama Bulan Ramadan. Mujahid juga mengatakan, pihaknya telah melayangkan imbauan kepada Dinas Pariwisata Kota Bandung sebagai pengawas dan pengendali pariwisata untuk berkomunikasi dengan pengusaha hotel agar tidak menerima pasangan tanpa identitas pernikahan. "Tapi kondisi dilapangan seperti itu, ya tetap kami bisa menemukan," ujarnya.***

Bagikan: